Pemerintah siapkan anggaran Rp883,4 miliar untuk diskon tiket pesawat, kereta, dan kapal.
Jakarta – Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp883,4 miliar untuk subsidi diskon tiket transportasi selama periode libur Natal dan Tahun Baru mendatang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan program ini bertujuan meringankan beban masyarakat dalam mengakses berbagai moda transportasi.
Program potongan harga tersebut diproyeksikan dapat dinikmati oleh sekitar 16,6 juta penumpang di seluruh Indonesia.
“Jadi ini program yang sebetulnya program yang ini sudah disetujui di bulan pertengahan tahun ini, efeknya kepada 16,6 juta dan biayanya sekitar Rp 883,4 miliar,” ujar Airlangga dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Minggu (25/10).
Diskon tiket secara umum akan berlaku mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sektor angkutan udara domestik menerima alokasi anggaran terbesar mencapai Rp722 miliar untuk 3,75 juta penumpang.
Pemerintah memberikan fasilitas berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat.
Selain itu, terdapat diskon 50 persen untuk biaya bandara yang mencakup Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara serta Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara.
Masyarakat sudah bisa mendapatkan potongan harga tiket pesawat untuk pemesanan yang dilakukan sejak 20 Oktober 2026.
Periode implementasi diskon tiket pesawat berlangsung selama 20 hari, yakni mulai 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Untuk moda kereta api, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp95,4 miliar dengan target 1 juta penumpang.
“Untuk tiket kereta api, ditargetkan 1 juta penumpang yang bisa mendapatkan diskon,” tambah Airlangga terkait rincian alokasi dana tersebut.
Diskon tiket kereta api sebesar 30 persen ini mulai berlaku untuk pemesanan yang dilakukan per 7 November 2026.
Sektor transportasi laut juga mendapatkan insentif berupa diskon tarif dasar sebesar 30 persen bagi setiap penumpang.
Pemerintah mengalokasikan dana senilai Rp38,3 miliar untuk mendukung program diskon kapal laut bagi 414,6 ribu penumpang.
Pemesanan tiket kapal laut dengan potongan harga sudah dibuka sejak 19 Oktober 2026.
Terakhir, pemerintah memberikan pembebasan tarif jasa kepelabuhan sebesar 100 persen untuk angkutan kapal feri penyeberangan.
Program subsidi feri ini mulai berjalan pada 7 November 2026 dengan anggaran sebesar Rp27,7 miliar.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjangkau 1,42 juta penumpang feri agar dapat menikmati harga tiket yang lebih terjangkau.