Kemenekraf Gandeng Tencent Tingkatkan Daya Saing Kreator Lokal di Pasar Global

Kolaborasi ini fokus pada pengembangan IP, peningkatan talenta, dan distribusi global.

Jakarta — Kementerian Ekonomi Kreatif menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan teknologi global, Tencent, untuk memperluas jangkauan karya kreatif Indonesia ke pasar internasional.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati dan Director of Public Affairs, Asia Pacific Tencent, Monrawee Ampolpittayanant, dengan disaksikan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Menteri Riefky menilai Indonesia memiliki kekayaan cerita, karakter, dan budaya yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti film, animasi, hingga gim.

Ia mencontohkan kesuksesan drama China yang mampu menembus pasar lintas negara sebagai gambaran keberhasilan penetrasi karya kreatif suatu bangsa.

“Potensinya besar, tinggal bagaimana kita memperkuat talenta, mengembangkan kekayaan intelektual, dan membuka akses ke pasar global,” ujar Teuku Riefky melalui keterangan resmi pada Sabtu (24/10/2026).

Dalam kerja sama berdurasi tiga tahun ini, kedua pihak akan fokus pada pengembangan kekayaan intelektual serta penguatan ekosistem digital nasional.

Pemerintah berkomitmen meningkatkan kapasitas talenta kreatif melalui serangkaian pelatihan, lokakarya, dan pendampingan profesional.

Program tersebut mencakup penguasaan desain gim, monetisasi, kecerdasan buatan, komputasi awan, hingga keamanan siber.

Kolaborasi ini juga membuka peluang besar bagi pengembangan studio gim lokal serta penguatan talenta di bidang gim dan esports.

Kementerian Ekonomi Kreatif berharap kemitraan dengan Tencent dapat membantu pelaku industri lokal menciptakan karya yang berdaya saing tinggi di kancah global.

“Upaya memperluas jangkauan karya Indonesia itu menjadi salah satu konteks kerja sama Kementerian Ekonomi Kreatif dengan Tencent,” tegasnya.

Rekomendasi