Terminal Arun Perkuat Layanan Gassing Up dan Cooling Down Kapal LNG

Indonesia memasok 145,3 miliar kaki kubik gas pada 2024 meski volumenya menurun 11,8%.

Jakarta — Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memangkas ekspor gas bumi ke Singapura sebesar 31 miliar British thermal unit per hari atau BBTUD mulai 24 Oktober 2026.

Kebijakan strategis ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tingginya kebutuhan domestik.

Pemangkasan tersebut mencakup pengurangan pasokan sebesar 15 BBTUD dari Natuna dan 16 BBTUD dari Sumatra, termasuk dari Lapangan Gas Jambi Merang.

Data Badan Informasi Energi Amerika Serikat mencatat konsumsi gas alam Singapura meningkat dari 0,471 kuadriliun BTU pada 2023 menjadi 0,512 kuadriliun BTU pada 2024.

Dalam periode yang sama, volume ekspor gas Indonesia melalui pipa ke Singapura tercatat sebesar 145,3 miliar kaki kubik atau Bcf.

Volume ekspor tersebut sebenarnya telah mengalami penurunan sebesar 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya akibat penyesuaian alokasi pasokan di dalam negeri.

Pemerintah Indonesia terus memantau dinamika pasokan energi lintas batas ini untuk memastikan kepentingan nasional tetap terjaga.

Estimasi menunjukkan bahwa pemangkasan 31 BBTUD selama setahun penuh setara dengan sekitar 11,3 Bcf atau 7,8 persen dari total volume ekspor tahun 2024.

Ketergantungan Singapura terhadap pasokan luar negeri sangat tinggi karena gas alam menjadi penopang utama sistem kelistrikan mereka.

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura menyatakan, “Sekitar 95 persen listrik negara itu dihasilkan menggunakan gas alam impor.”

Pasokan gas untuk kebutuhan listrik tersebut diperoleh Singapura melalui jaringan pipa dari Indonesia dan Malaysia serta impor LNG dari pasar internasional.

Selain melalui pipa, Terminal Arun di Lhokseumawe, Aceh, kini juga melayani pengoperasian Gassing Up and Cooling Down bagi kapal LNG internasional dan domestik.

Pemerintah Singapura terus berupaya menjaga kestabilan energi karena ketergantungan yang signifikan terhadap gas alam.

Pihak otoritas terkait menegaskan, “Pemerintah setempat berupaya menjaga kestabilan pasokan tersebut melalui berbagai cara.”

Rekomendasi