Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan signifikan sebesar 1,69% atau 105,97 poin ke level 6.373 pada perdagangan Rabu (12/8/2026) yang didorong oleh tingginya minat investor terhadap saham-saham kelompok usaha konglomerat Prajogo Pangestu.
Dilansir dari Katadata, arus modal masuk yang deras mengalir ke sejumlah emiten milik grup tersebut selama sesi perdagangan berlangsung.
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi primadona dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,37 triliun.
Antusiasme investor juga menyasar PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai transaksi sebesar Rp 832,11 miliar serta PT Petrosea Tbk (PTRO) yang mencatatkan nilai transaksi Rp 716,96 miliar.
Merujuk pada data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi sepanjang hari ini mencapai 34,32 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,09 juta kali.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar di bursa domestik kini menyentuh angka Rp 11.197 triliun dengan total nilai transaksi harian mencapai Rp 17,31 triliun.
Sentimen positif di pasar modal terlihat dari pergerakan harga saham, di mana 452 saham ditutup menguat, sementara 175 saham melemah dan 168 saham lainnya stagnan.
Berikut adalah beberapa agenda terkait yang berlangsung di sekitar sektor ekonomi dan bisnis:
- Prabowo menerima kunjungan pejabat Pentagon di Istana.
- IKEA menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk memperluas akses pasar UMKM.
- Prima Executive Gathering 2026 memperkuat kolaborasi dalam ekosistem pembayaran nasional.
Sebanyak sepuluh dari sebelas sektor yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berhasil berakhir di zona hijau.
Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 4,74% secara sektoral.
Di dalam sektor tersebut, saham PT Indosat Tbk (ISAT) melonjak 14,42% ke level 2.460.
Saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turut melesat 6,22% ke level 2.560 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) tumbuh 8,89% ke level 735.
Di sisi lain, sektor transportasi menjadi satu-satunya yang melemah dengan koreksi sebesar 0,16%.
Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) anjlok 3,90% ke level 74 per lembar saham setelah sempat mencatatkan kenaikan selama dua hari berturut-turut.
Sementara itu, saham anak usahanya yakni PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) harus puas berakhir stagnan di level 62.
Pergerakan bursa regional Asia cenderung bervariasi dengan mayoritas indeks utama ditutup di zona hijau.
Indeks Nikkei Jepang naik 0,76% ke level 67.482 dan Shanghai Composite tumbuh 0,32% ke level 3.946.
Indeks Kospi di Korea Selatan mencatatkan kenaikan 3,92% ke level 6.594, sedangkan Hang Seng mengalami tekanan dengan penurunan 1,19% ke level 25.348.
Daftar saham dengan kinerja terbaik atau top gainers hari ini adalah sebagai berikut:
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 20,83% ke level 870.
- PT Indosat Tbk (ISAT) naik 14,42% ke level 2.460.
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 13,29% ke level 3.750.
Sementara itu, daftar saham dengan tekanan jual tertinggi atau top losers hari ini meliputi:
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 5,32% ke level 19.575.
- PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) turun 3,90% ke level 74.
- PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) turun 3,39% ke level 570.
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan sebesar 1,69% ke level 6.373 pada perdagangan Rabu (12/8/2026), dipicu oleh tingginya minat investor terhadap saham-saham kelompok usaha milik Prajogo Pangestu.
Arus modal deras mengalir ke emiten grup tersebut, dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memimpin transaksi senilai Rp 1,37 triliun, diikuti oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Secara keseluruhan, sebanyak 452 saham mencatatkan penguatan, mendorong kapitalisasi pasar domestik hingga mencapai Rp 11.197 triliun.
Sektor infrastruktur mencatatkan performa terbaik dengan kenaikan 4,74%, sementara sektor transportasi menjadi satu-satunya sektor yang melemah. Kinerja bursa domestik ini sejalan dengan tren bursa regional Asia yang mayoritas ditutup di zona hijau, di mana indeks Kospi Korea Selatan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,92%.





