PT Samuel Sekuritas Indonesia tetap menargetkan lima perusahaan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia tahun ini meski kondisi pasar modal sedang fluktuatif. Rencana ini terus berjalan dengan memantau kesiapan internal emiten serta dinamika pasar demi mendapatkan valuasi yang optimal.
PT Samuel Sekuritas Indonesia tetap menargetkan lima perusahaan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia tahun ini meski kondisi pasar modal sedang fluktuatif. Rencana ini terus berjalan dengan memantau kesiapan internal emiten serta dinamika pasar demi mendapatkan valuasi yang optimal.
Berita Terkait
Tag: Saham
Hapsoro Rencanakan Private Placement Dengan Potensi Dilusi 9,09 Persen
PT Raharja Energi Cepu Tbk berencana melakukan private placement sebanyak 271,5 juta lembar saham untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis. Aksi korporasi ini diproyeksikan akan menyebabkan dilusi bagi pemegang saham eksisting maksimal sebesar 9,09 persen.
Laba Grup Chandra Asri Merosot Tajam Semester Pertama
Kinerja laba bersih PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), merosot tajam pada semester pertama 2026. Penurunan profitabilitas ini dipicu oleh lonjakan beban produksi dan keuangan yang membengkak di tengah upaya perusahaan memperkuat permodalan.
IHSG Kembali Melemah, Saham Grup Bakrie Berguguran Hari Ini
IHSG ditutup melemah 0,6 persen ke level 6.093 pada perdagangan sesi pertama hari ini. Penurunan indeks dipicu oleh tekanan jual massal pada saham-saham Grup Bakrie yang mendominasi daftar koreksi terdalam di pasar.
Analis Rekomendasikan Empat Saham Saat IHSG Rawan Terkoreksi
IHSG diproyeksikan terkoreksi hari ini akibat tekanan jual, pelemahan rupiah, serta sentimen kebijakan moneter global. Di tengah kondisi pasar yang cenderung sideways, analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan seperti ADMR, TPIA, UNVR, BFIN, GGRM, ELSA, dan WIIM untuk dicermati investor.
Manajemen Angkat Bicara Soal Rencana IPO Produsen Obat Combiphar
Produsen obat Combiphar dikabarkan menargetkan dana Rp500 miliar melalui rencana IPO yang diprediksi melantai di bursa pada Oktober 2026. Meski telah masuk dalam daftar pipeline BEI, manajemen perusahaan hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait detail aksi korporasi tersebut.
Asing Jual Saham Rp80 Triliun, Kapan Arus Keluar Mereda?
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih mencapai Rp80 triliun sepanjang tahun ini akibat kebijakan moneter ketat global. Tekanan arus keluar ini diperkirakan baru akan mereda jika terdapat kepastian berakhirnya siklus pengetatan suku bunga serta didukung oleh fundamental ekonomi domestik.
IHSG Melemah, Saham Grup Bakrie Kompak Alami Penurunan
IHSG ditutup melemah 0,89% ke level 6.130 pada perdagangan Selasa (28/7) akibat aksi jual masif, terutama pada saham-saham Grup Bakrie. Pelemahan ini sejalan dengan sentimen negatif di bursa Asia, di mana sektor properti menjadi penekan utama indeks dengan penurunan sektoral terdalam.
IHSG Sesi Pertama Melemah Tipis Saat Transaksi Capai Triliunan
IHSG ditutup melemah tipis 0,04% ke level 6.183 pada perdagangan sesi pertama, Selasa (28/7). Meski diwarnai tekanan jual dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,22 triliun, sejumlah saham emiten besar tetap menunjukkan kinerja positif di tengah sentimen negatif bursa regional Asia.
IHSG Rawan Terkoreksi, Saham RAJA Hingga CMRY Jadi Rekomendasi
IHSG diproyeksikan masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini akibat tekanan jual yang kuat. Di tengah sentimen negatif pasar, analis merekomendasikan strategi buy on weakness serta akumulasi pada saham potensial seperti RAJA dan CMRY bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.

