Keuangan

SMGR dan TOWR Keluar dari Daftar Saham LQ45

Bursa Efek Indonesia resmi mengeluarkan SMGR dan TOWR dari indeks LQ45, menggantinya dengan INDY dan NCKL. Perubahan komposisi konstituen dan penyesuaian bobot saham ini akan mulai berlaku efektif pada periode 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026.

Bisnis

Mitratel Beli Kembali 69,7 Juta Saham Investor Merger

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) telah merampungkan pembelian kembali 69,77 juta saham senilai Rp35,94 miliar. Aksi korporasi ini merupakan pemenuhan hak bagi pemegang saham yang tidak menyetujui proses merger perusahaan sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Keuangan

IHSG Anjlok Akibat Aksi Ambil Untung Sesi Pertama

IHSG anjlok 1,75% ke level 6.234 pada sesi pertama perdagangan Jumat akibat aksi ambil untung investor dan kenaikan harga minyak dunia. Seluruh sektor saham bergerak di zona merah, dengan indeks LQ45 turut melemah 1,66% di tengah tekanan jual pada emiten perbankan dan energi.

Keuangan

IHSG Anjlok 1,88 Persen, Saham CUAN Hingga TINS Melemah

IHSG ditutup anjlok 1,88 persen ke level 6.196 pada perdagangan Jumat akibat tekanan jual masif yang melanda seluruh sektor. Pelemahan ini sejalan dengan tren koreksi bursa Asia, di mana saham-saham berkapitalisasi besar hingga emiten seperti TINS dan CUAN turut mencatatkan penurunan signifikan.

Bisnis

MSCI Terapkan Aturan Baru Bagi Saham Lonjakan Ekstrem

MSCI resmi memperbarui metodologi penyaringan saham dengan lonjakan harga ekstrem (EPI) mulai Agustus 2026. Kebijakan ini memperketat kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar demi menjaga kualitas indeks serta memitigasi risiko bagi investor dari distorsi harga yang tidak didukung fundamental.

Bisnis

Komisaris Beli 3,14 Juta Saham AMMN Senilai Rp12,26 Miliar

Komisaris PT Amman Mineral Internasional Tbk, Alexander Ramlie, menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 3,14 juta lembar senilai Rp12,26 miliar. Aksi investasi pribadi ini dilakukan di tengah langkah perusahaan yang sedang menggenjot target produksi hilirisasi tembaga sepanjang tahun 2026.

MSCI Ubah Aturan Saham Harga Naik Ekstrem Mulai Agustus

MSCI memperbarui metodologi penilaian saham dengan kenaikan harga ekstrem (EPI) mulai Agustus 2026 untuk menjaga kualitas indeks global. Aturan baru ini menerapkan penyaringan lebih ketat berdasarkan Foreign Inclusion Factor guna merespons isu integritas pasar, termasuk kondisi di pasar Indonesia.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.