Reli IHSG yang mencapai 8,58% sepanjang Juli 2026 mendorong investor memburu saham dengan dividen jumbo seperti BBCA, ADRO, dan ANTM. Analis menyarankan investor menyeimbangkan besaran yield dengan potensi pertumbuhan harga saham, dengan menyoroti BBRI, BMRI, dan TLKM sebagai pilihan utama.
Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) anjlok 8 persen akibat aksi jual panik yang dipicu kesalahan teknis pada sistem salah satu sekuritas. Manajemen memastikan insiden ini tidak berdampak pada operasional maupun fundamental perusahaan dan berkomitmen menjaga transparansi bagi para investor.
Berita Terkait
Tag: investasi saham
Investor Pantau Prospek Saham GoTo Jelang Laporan Keuangan
Saham GOTO mengalami tekanan jual signifikan jelang rilis laporan keuangan semester pertama 2026 di tengah stagnasi harga di level Rp 50. Meski demikian, mayoritas analis tetap optimis dengan memberikan rekomendasi beli dan target harga rata-rata di angka Rp 80 per saham.
IHSG Melemah, Saham Grup Bakrie Kompak Alami Penurunan
IHSG ditutup melemah 0,89% ke level 6.130 pada perdagangan Selasa (28/7) akibat aksi jual masif, terutama pada saham-saham Grup Bakrie. Pelemahan ini sejalan dengan sentimen negatif di bursa Asia, di mana sektor properti menjadi penekan utama indeks dengan penurunan sektoral terdalam.
Daftar Lengkap Saham LQ45 Terbaru, INDY dan NCKL Masuk
Bursa Efek Indonesia resmi merombak komposisi indeks LQ45 dengan memasukkan saham INDY dan NCKL sebagai penghuni baru mulai 3 Agustus 2026. Kedua emiten tersebut menggantikan posisi SMGR dan TOWR yang keluar dari daftar saham paling likuid hasil evaluasi rutin bursa.
IHSG Rawan Terkoreksi, Saham RAJA Hingga CMRY Jadi Rekomendasi
IHSG diproyeksikan masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini akibat tekanan jual yang kuat. Di tengah sentimen negatif pasar, analis merekomendasikan strategi buy on weakness serta akumulasi pada saham potensial seperti RAJA dan CMRY bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi.
Bursa Efek Indonesia Rombak Daftar Penghuni Indeks IDX30
Bursa Efek Indonesia resmi merombak komposisi indeks IDX30 dengan mengeluarkan PTBA dan memasukkan DEWA ke dalam daftar. Perubahan konstituen yang mencakup saham dengan likuiditas tinggi ini akan berlaku efektif mulai 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026.
Deretan Saham Pembagi Dividen Jumbo Saat IHSG Bangkit
Tren penguatan IHSG yang tumbuh 8,58 persen sepanjang Juli membuka peluang bagi investor untuk meraih keuntungan dari dividen jumbo. Sejumlah emiten besar seperti BMRI, BBCA, dan TLKM menjadi incaran utama karena fundamentalnya yang kuat dan rekam jejak pembagian laba yang konsisten.
IHSG Melemah Tipis, Saham Bank Jumbo Paling Banyak Diburu
IHSG ditutup melemah tipis 0,17% ke level 6.185 pada perdagangan Senin (27/7) akibat tekanan jual di delapan sektor industri. Meski indeks terkoreksi, minat investor tetap tinggi terhadap saham perbankan berkapitalisasi besar seperti Bank Mandiri, BCA, dan BRI.
Analis Rekomendasikan Saham DEWA, BRIS, BBCA, dan AKRA
IHSG diproyeksikan masih akan tertekan pada perdagangan awal pekan akibat sentimen negatif global dan domestik. Di tengah ketidakpastian pasar, analis merekomendasikan strategi buy on weakness untuk saham pilihan seperti DEWA, BRIS, BBCA, RAJA, dan TPIA.
IHSG Berpotensi Koreksi, Analis Jagokan Saham INKP Hingga ICBP
IHSG diprediksi terkoreksi pada perdagangan hari ini setelah menyentuh target teknikal dan tertekan sentimen global. Meski demikian, analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan seperti INKP, ICBP, hingga PGEO untuk dicermati investor di tengah potensi pelemahan jangka pendek.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.






