Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,48% atau 29,92 poin ke level 6.216 pada perdagangan sesi pertama, Jumat (31/7/2026).
Dilansir dari Katadata, aktivitas pasar saham pada periode ini diwarnai oleh transaksi crossing jumbo pada saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).
Nilai transaksi crossing yang terjadi pada saham MBSS tersebut menyentuh angka Rp 4,2 triliun dengan harga rata-rata Rp 2.914 per saham.
Perdagangan besar tersebut dilakukan dalam dua kali transaksi dengan volume mencapai 14,4 juta lot.
Seiring dengan aksi korporasi tersebut, harga saham MBSS merespons positif dengan kenaikan 3,23% ke posisi Rp 2.880.
Selain MBSS, transaksi crossing juga terpantau terjadi pada saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) senilai Rp 65,8 miliar.
Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) juga mencatatkan transaksi serupa dengan nilai mencapai Rp 39,5 miliar.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi sepanjang sesi pertama tercatat mencapai 18,67 miliar saham.
Frekuensi perdagangan saham di pasar modal domestik siang ini mencapai total 1,13 juta kali transaksi.
Kapitalisasi pasar tercatat berada di posisi Rp 10.896 triliun dengan total nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp 11,11 triliun.
Sebanyak 437 saham ditutup menguat, sementara 192 saham melemah dan 159 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Emiten pelat merah di sektor industri dasar mendominasi kenaikan, termasuk PT Timah Tbk (TINS) yang melesat 5,62% ke Rp 3.760.
Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turut melonjak 7,65% ke level Rp 5.275.
Kenaikan juga dialami oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menguat 0,35% ke harga Rp 2.870 per saham.
Secara sektoral, sembilan dari sebelas sektor di bursa berhasil parkir di zona hijau pada penutupan sesi pertama.
Saham sektor industri seperti PT Astra International Tbk (ASII) terpantau naik 4,04% ke level Rp 5.150.
Emiten lain di sektor yang sama yakni PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) naik 6,38% ke Rp 150.
Saham PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) juga mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan 1,49% ke Rp 136.
Berdasarkan nilai transaksi, saham TINS menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp 381,53 miliar.
Posisi berikutnya ditempati oleh PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dengan nilai transaksi Rp 367,39 miliar.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan nilai transaksi sebesar Rp 343,33 miliar.
Indeks bursa di kawasan Asia mayoritas ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini.
Indeks Nikkei Jepang naik 4,09% ke level 64.395 dan Shanghai Composite tumbuh 0,76% ke level 3.833.
Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong tercatat turun tipis sebesar 0,01% ke level 25.856.
Berikut adalah daftar saham yang masuk dalam jajaran top gainer:
- PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik 12,26% ke Rp 348.
- PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) naik 9,52% ke Rp 690.
- PT Bach Multi Global Tbk (BACH) naik 9,15% ke Rp 835.
Berikut adalah daftar saham yang masuk dalam jajaran top loser:
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) turun 7,66% ke Rp 5.125.
- PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun 4,05% ke Rp 1.775.
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 3,67% ke Rp 18.375.
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,48% ke level 6.216 pada perdagangan sesi pertama, Jumat (31/7/2026), didorong oleh dominasi sentimen positif di pasar modal domestik.
Aktivitas perdagangan diwarnai oleh transaksi crossing jumbo pada saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) senilai Rp 4,2 triliun, yang sekaligus memicu kenaikan harga saham tersebut sebesar 3,23% ke posisi Rp 2.880.
Selain aksi korporasi tersebut, penguatan indeks didukung oleh kenaikan mayoritas sektor, di mana sembilan dari sebelas sektor berhasil berada di zona hijau, serta sentimen positif yang juga menyelimuti bursa saham di kawasan Asia.





