IHSG Menguat Akhir Pekan, Saham Sektor Kesehatan Berkinerja Positif

Layar monitor yang menampilkan grafik pergerakan indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia
IHSG mengalami koreksi 0,8 persen ke level 6.236 pada penutupan perdagangan Kamis, 31 Juli 2026.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Kamis (31/7/2026) dengan koreksi 0,8 persen ke posisi 6.236 akibat tekanan jual yang terjadi di pasar modal domestik.

Dilansir dari Katadata, data perdagangan Bursa Efek Indonesia mencatat volume transaksi mencapai 32,29 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1,94 juta kali transaksi sepanjang hari ini.

Baca Juga

Nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp 18,1 triliun dengan total kapitalisasi pasar yang kini berada pada level Rp 10.947 triliun.

Meskipun indeks secara keseluruhan melemah, sektor kesehatan justru menunjukkan performa impresif dengan kenaikan harga saham pada sejumlah emiten utama.

Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menguat 4,32 persen ke harga Rp 725 per lembar.

Kenaikan serupa dialami oleh PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang melesat 6,8 persen ke level Rp 2.200.

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) terpantau tumbuh 3,96 persen ke posisi Rp 210, sementara PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) menguat 2,02 persen ke harga Rp 1.765.

Secara keseluruhan, terdapat 437 saham yang ditutup di zona hijau, sementara 193 saham mengalami pelemahan dan 159 saham lainnya tidak mencatatkan perubahan harga.

Sepuluh dari sebelas sektor yang terdaftar di bursa berhasil mencatatkan penguatan, dengan sektor industri dasar menjadi penopang utama melalui kenaikan sebesar 2,54 persen.

Saham PT Timah Tbk (TINS) melonjak 6,74 persen ke harga Rp 3.800, diikuti oleh PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang melesat 7,65 persen ke level Rp 5.275.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) turut mencatatkan kenaikan sebesar 4,76 persen hingga menyentuh harga Rp 6.600.

Sentimen positif juga terlihat di pasar regional Asia, di mana indeks Nikkei Jepang naik 3,86 persen ke level 64.254.

Indeks Shanghai Composite menguat 0,72 persen ke level 3.832 dan indeks Hang Seng mencatat kenaikan tipis 0,1 persen ke posisi 25.884.

Daftar saham dengan kenaikan harga tertinggi atau top gainers hari ini dipimpin oleh PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang naik 21,07 persen ke level 1.925.

PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menyusul dengan kenaikan 15,03 persen ke level 880.

PT Fast Food Tbk (FAST) melengkapi daftar tersebut dengan penguatan sebesar 13,55 persen ke level 352.

Sebaliknya, saham dengan penurunan harga paling dalam atau top losers ditempati oleh PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) yang terkoreksi 5,41 persen ke level 5.250.

PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) melemah 5,07 persen ke level 655.

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mencatatkan penurunan sebesar 3,24 persen ke level 1.790.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,8 persen ke level 6.236 pada perdagangan Kamis (31/7/2026) akibat tekanan jual di pasar modal domestik.

Meskipun indeks melemah, sektor kesehatan mencatatkan kinerja positif yang signifikan, ditandai dengan kenaikan harga saham emiten utama seperti KLBF, SILO, PYFA, dan MIKA di tengah total nilai transaksi harian sebesar Rp 18,1 triliun.

Pergerakan pasar domestik ini terjadi di tengah sentimen positif dari bursa regional Asia yang mayoritas ditutup menguat, serta didukung oleh sektor industri dasar yang menjadi penopang utama bursa dengan kenaikan 2,54 persen.

Rekomendasi