Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) anjlok 8 persen akibat aksi jual panik yang dipicu kesalahan teknis pada sistem salah satu sekuritas. Manajemen memastikan insiden ini tidak berdampak pada operasional maupun fundamental perusahaan dan berkomitmen menjaga transparansi bagi para investor.
Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) anjlok 8 persen akibat aksi jual panik yang dipicu kesalahan teknis pada sistem salah satu sekuritas. Manajemen memastikan insiden ini tidak berdampak pada operasional maupun fundamental perusahaan dan berkomitmen menjaga transparansi bagi para investor.
Berita Terkait
Tag: investasi saham
IHSG Menguat Akhir Pekan, Saham Sektor Kesehatan Berkinerja Positif
IHSG terkoreksi 0,8 persen ke level 6.236 pada perdagangan Kamis akibat tekanan jual. Meski indeks melemah, sektor kesehatan mencatatkan kinerja impresif dengan kenaikan harga saham pada sejumlah emiten utama seperti KLBF dan SILO.
IHSG Sesi I Menguat Saat Transaksi Jumbo Saham MBSS
IHSG ditutup menguat 0,48% ke level 6.216 pada perdagangan sesi pertama, Jumat (31/7). Penguatan pasar saham kali ini diwarnai oleh aksi transaksi crossing jumbo pada saham MBSS senilai Rp 4,2 triliun serta dominasi sentimen positif di hampir seluruh sektor.
Analis Rekomendasikan Saham AADI, MDKA, INCO, Hingga DEWA
IHSG diprediksi rawan terkoreksi pada perdagangan akhir pekan, meski masih memiliki peluang penguatan teknikal. Analis merekomendasikan strategi buy on weakness untuk sejumlah saham pilihan, termasuk AADI, MDKA, INCO, hingga DEWA di tengah sentimen positif pasar global.
IHSG Naik 1,56 Persen, Saham Industri Sawit Melesat
IHSG ditutup melemah 1,56 persen ke level 6.186 akibat tekanan jual di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (30/7). Meski indeks utama terkoreksi, saham-saham di sektor industri perkebunan sawit justru mencatatkan kinerja positif yang cukup mencolok di tengah dinamika pasar.
Pasar Saham Menanti Kebangkitan Tren Penawaran Saham Perdana
Euforia penawaran saham perdana (IPO) di Indonesia meredup seiring dengan melemahnya likuiditas pasar dan sikap investor yang kini lebih selektif. Fokus bursa pun bergeser dari sekadar mengejar kuantitas jumlah emiten menjadi prioritas pada kualitas fundamental perusahaan.
Saham CPIN Terancam Keluar MSCI, Dana Asing Berpotensi Kabur
Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) diprediksi akan keluar dari MSCI Global Standard Index pada Agustus 2026 akibat koreksi harga saham. Meski berpotensi memicu arus keluar dana asing hingga Rp500 miliar, analis menilai dampak tersebut masih dapat diserap oleh pasar domestik.
IHSG Berpotensi Kembali Melemah, Saham INCO Hingga BBCA Dijagokan
IHSG diprediksi melanjutkan tren pelemahan dan menguji level psikologis 6.000 akibat tekanan jual yang terus berlanjut. Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, analis merekomendasikan strategi buy on weakness untuk saham potensial seperti INCO, MDKA, hingga BBCA.
IHSG Kembali Melemah, Saham Grup Bakrie Berguguran Hari Ini
IHSG ditutup melemah 0,6 persen ke level 6.093 pada perdagangan sesi pertama hari ini. Penurunan indeks dipicu oleh tekanan jual massal pada saham-saham Grup Bakrie yang mendominasi daftar koreksi terdalam di pasar.
Saham Grup Harita NCKL Menguat Usai Masuk Indeks LQ45
Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dan PT Indika Energy Tbk (INDY) resmi masuk dalam indeks LQ45 serta IDX80. Langkah ini diproyeksikan akan meningkatkan likuiditas dan menarik minat investor institusi melalui potensi arus dana masuk dari reksa dana indeks maupun ETF.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


