Lautan Luas Gandeng Greenvolt Bangun PLTS Delapan Fasilitas

Penandatanganan kerja sama pembangunan PLTS antara PT Lautan Luas Tbk. dan Greenvolt Power Indonesia.
PT Lautan Luas Tbk. menjalin kerja sama dengan Greenvolt Power Indonesia untuk membangun PLTS di delapan fasilitas operasional mereka.

Jakarta – PT Lautan Luas Tbk. (LTLS) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Greenvolt Power Indonesia untuk memperluas pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di delapan fasilitas operasional mereka pada Rabu (5/8/2026).

Dilansir dari Katadata, penandatanganan dokumen pra-kontrak atau heads of agreement ini dilakukan sebagai bagian dari perayaan hari jadi perusahaan yang ke-75 tahun.

Baca Juga

Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk. Indrawan Masrin menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Transformasi ini menjadi landasan penting bagi perusahaan untuk beralih dari implementasi tenaga surya di tingkat anak usaha menuju pendekatan yang lebih terintegrasi secara keseluruhan.

Lautan Luas sendiri dikenal sebagai perusahaan distribusi dan manufaktur bahan kimia yang melayani berbagai sektor industri krusial, mulai dari makanan dan minuman hingga sektor minyak dan pelumas.

Menurut Indrawan, penggunaan energi bersih dalam skala luas bertujuan memperkuat ketahanan operasional di tengah dinamika pasokan energi global.

Selain itu, inisiatif ini diharapkan mampu mengelola risiko kenaikan biaya energi serta menjawab tuntutan keberlanjutan dari mitra industri internasional.

Kerja sama dengan Greenvolt Power Indonesia akan mencakup penyusunan kajian teknis, pengembangan proyek, hingga pemeliharaan jangka panjang.

Proyek ini menargetkan pasokan listrik bersih sebesar 1,7 juta kilowatt-hour setiap tahunnya untuk mendukung operasional di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.

Pemanfaatan energi surya tersebut diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga 1.400 ton setara karbon dioksida per tahun.

Capaian ini menjadi bagian penting dalam mendukung target yang tertuang dalam Sustainability Roadmap perusahaan periode 2022-2031.

Pihak perusahaan menargetkan pembangunan proyek tahap pertama akan dimulai pada tahun ini, sementara tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Skema kerja sama yang ditawarkan oleh Greenvolt Power Indonesia memungkinkan Lautan Luas untuk mengakses energi terbarukan tanpa investasi awal atau zero upfront investment.

Country Director Greenvolt Power Indonesia Adam Salter menilai bahwa industri berskala besar membutuhkan solusi energi terbarukan yang spesifik untuk mengakomodasi kebutuhan teknis dan komersial yang berbeda.

Pengalaman Greenvolt dalam proyek energi terbarukan di berbagai negara diklaim mampu membantu Lautan Luas dalam mengintegrasikan energi bersih secara efektif.

Sebelumnya, Greenvolt Power Indonesia juga telah berhasil membangun infrastruktur PLTS di dua anak usaha Lautan Luas pada tahun 2025.

Ringkasan

PT Lautan Luas Tbk. resmi menjalin kemitraan strategis dengan Greenvolt Power Indonesia pada Rabu (5/8/2026) untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di delapan fasilitas operasional perusahaan. Inisiatif ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan dalam memperkuat ketahanan energi dan mengurangi jejak emisi karbon di sektor manufaktur kimia.

Proyek ini ditargetkan menghasilkan pasokan listrik bersih sebesar 1,7 juta kilowatt-hour setiap tahunnya, yang diproyeksikan mampu mereduksi emisi hingga 1.400 ton karbon dioksida per tahun. Melalui skema zero upfront investment, pembangunan akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni dimulai tahun ini dan berlanjut pada 2027 untuk mendukung operasional di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.

Kemitraan ini menjadi bagian dari Sustainability Roadmap 2022-2031 perusahaan sekaligus langkah strategis untuk menekan risiko kenaikan biaya energi. Greenvolt Power Indonesia akan bertanggung jawab penuh mulai dari kajian teknis hingga pemeliharaan jangka panjang untuk memastikan integrasi energi bersih berjalan efektif di seluruh fasilitas Lautan Luas.

Rekomendasi