IHSG Diprediksi Menguat, Analis Rekomendasikan Saham INCO Hingga MEDC

Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar monitor bursa efek
IHSG diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Rabu (5/8/2026) seiring dengan munculnya optimisme pasar terhadap rilis data ekonomi domestik serta dinamika sektor perbankan.

Dilansir dari Katadata, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyatakan bahwa indeks memiliki peluang besar untuk bergerak menuju level resistance di angka 6.392 setelah berhasil ditutup di atas batas Fibonacci 6.291 pada sesi sebelumnya.

Baca Juga

Ivan menambahkan bahwa indeks bahkan berpotensi menembus level 6.545 apabila penutupan harian konsisten berada di atas area tersebut.

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” kata Ivan dalam risetnya.

Secara teknikal, terdapat beberapa titik krusial yang perlu diperhatikan investor sebagai acuan pergerakan harga.

  • Level support IHSG saat ini berada di posisi 6.255, 6.138, dan 6.020.
  • Level resistance IHSG berada di angka 6.392, 6.545, dan 6.700.
  • Saham pilihan yang direkomendasikan meliputi PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), serta PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Dalam teori teknikal, support merupakan area harga yang diyakini sebagai titik terendah yang mampu memicu peningkatan aksi beli oleh pelaku pasar.

Sebaliknya, resistance dipandang sebagai titik tertinggi di mana tekanan jual cenderung meningkat sehingga membatasi laju kenaikan harga aset.

Sentimen serupa juga datang dari tim riset BRI Danareksa yang memproyeksikan IHSG masih berada dalam tren penguatan dengan rentang support di level 6.270 hingga 6.200 serta resistance di kisaran 6.400 sampai 6.420.

Meski tren secara umum masih positif, investor tetap diingatkan untuk mewaspadai potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek mengingat indeks telah memasuki area supply di kisaran 6.320 hingga 6.400.

Pelaku pasar saat ini tengah mencermati data PDB Indonesia kuartal kedua yang diproyeksikan tumbuh 5,3% secara tahunan serta perkembangan kinerja keuangan emiten selama periode earning season.

Rencana pemerintah untuk menambah injeksi dana Saldo Anggaran Lebih ke sektor perbankan turut menjadi katalis penting yang diharapkan mampu menjaga likuiditas serta mendorong penyaluran kredit ke sektor riil.

Terkait rekomendasi saham, tim riset BRI Danareksa menyarankan investor untuk mencermati pergerakan PT Timah Tbk (TINS), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), serta kembali mengunggulkan MEDC sebagai pilihan investasi untuk perdagangan hari ini.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu (5/8/2026) didorong oleh optimisme data ekonomi domestik dan dinamika sektor perbankan. Analis teknikal memperkirakan indeks berpeluang menembus level resistance di angka 6.392 dengan momentum bullish yang didukung indikator MACD.

Untuk mengantisipasi pergerakan pasar, analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan, di antaranya INCO, INKP, JPFA, MDKA, serta MEDC. Investor juga disarankan mencermati saham TINS dan BRMS seiring dengan potensi pertumbuhan PDB kuartal kedua dan kebijakan likuiditas sektor perbankan.

Meskipun tren pasar cenderung positif, pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap potensi aksi ambil untung karena indeks telah memasuki area supply di kisaran 6.320 hingga 6.400. Pergerakan harga akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi serta kinerja keuangan emiten selama periode earning season.

Rekomendasi