Nilai tukar rupiah menguat 0,26% ke posisi Rp 17.975 per dolar AS setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan ke Iran. Meredanya ketegangan geopolitik ini mendorong investor kembali melirik aset berisiko, meski pergerakan rupiah diprediksi masih terbatas.
Nilai tukar rupiah menguat 0,26% ke posisi Rp 17.975 per dolar AS setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan ke Iran. Meredanya ketegangan geopolitik ini mendorong investor kembali melirik aset berisiko, meski pergerakan rupiah diprediksi masih terbatas.
Berita Terkait
Kategori: Keuangan
Informasi seputar investasi, perbankan, saham, fintech, dan pengelolaan keuangan pribadi untuk keputusan finansial lebih cerdas.
Pria Ini Dapatkan Rumah Subsidi BNI Setelah 14 Tahun
Setelah menanti selama 14 tahun, seorang wartawan asal Sulawesi Utara akhirnya berhasil memiliki rumah impian melalui program KPR subsidi BNI. Kisah inspiratif ini menjadi bagian dari akad massal 62.710 unit rumah nasional yang didukung pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.
Saham Amazon Melonjak, Bursa Wall Street Berakhir Menguat
Wall Street berakhir menguat didorong lonjakan saham Amazon sebesar 15%, meski pasar masih dibayangi kenaikan imbal hasil obligasi AS dan ketidakpastian geopolitik. Kinerja positif sektor teknologi berhasil menyeimbangkan sentimen negatif dari penurunan saham Apple dan kekhawatiran inflasi.
Investor Asing Borong Saham UNTR dan BBCA Rp7,1 Triliun
Investor asing mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp7,1 triliun di pasar modal Indonesia, dengan fokus akumulasi pada saham UNTR dan BBCA. Aksi beli ini turut mendorong penguatan IHSG sebesar 0,8% ke level 6.236,13 di tengah peningkatan kapitalisasi pasar domestik menjadi Rp10.923 triliun.
Pemprov Jakarta Godok Rencana Pajak Kendaraan Listrik Bertahap
Pemprov DKI Jakarta berencana mengenakan pajak kendaraan listrik secara bertahap untuk memulihkan pendapatan daerah yang hilang hingga Rp2 triliun. Kebijakan ini menuai kritik karena dikhawatirkan menghambat upaya pengendalian polusi udara yang kini menjadi masalah serius di ibu kota.
Dony Oskaria Jelaskan Keterlambatan Laporan Keuangan Katadata Danantara
COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa keterlambatan laporan keuangan konsolidasi terjadi karena kompleksitas penggabungan data ratusan entitas BUMN untuk pertama kalinya. Saat ini, proses penyusunan dan audit tengah dilakukan guna memastikan akurasi serta transparansi data.
Dana Asing Masuk SBN dan SRBI Capai Rp195 Triliun
Bank Indonesia mencatat arus masuk dana asing ke SBN dan SRBI mencapai Rp195 triliun sepanjang semester pertama 2026. Lonjakan investasi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan suku bunga acuan yang efektif memperkuat cadangan devisa serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika global.
Menkeu Purbaya Tunggu Restu Prabowo Cairkan Dana Daerah
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menyiapkan skema tambahan dana transfer untuk ratusan daerah guna mengatasi kendala fiskal. Saat ini, realisasi kebijakan tersebut masih menunggu arahan serta persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Saham AB Anjlok Delapan Persen Usai Aksi Jual Besar
Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) anjlok 8 persen akibat aksi jual panik yang dipicu kesalahan teknis pada sistem salah satu sekuritas. Manajemen memastikan insiden ini tidak berdampak pada operasional maupun fundamental perusahaan dan berkomitmen menjaga transparansi bagi para investor.
Shopee dan Tokopedia Mulai Pungut Pajak Besok
Shopee, Tokopedia, dan marketplace lainnya mulai memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen per 31 Juli 2026. Pedagang dengan omzet di bawah Rp500 juta dapat dikecualikan dari potongan pajak ini dengan menyerahkan dokumen pernyataan omzet ke platform terkait sebelum sistem mulai berjalan.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


