Pertamina Tegaskan Mobil Tangki Kecelakaan Bukan Armada Resmi

Mobil tangki yang mengalami kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan, Satui, Tanah Bumbu.
PT Pertamina Patra Niaga menegaskan mobil tangki yang mengalami kecelakaan di Tanah Bumbu bukan merupakan armada resmi perusahaan.

Tanah Bumbu – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengonfirmasi bahwa mobil tangki yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (1/8/2026), bukan merupakan armada operasional resmi perusahaan.

Dilansir dari Katadata, pihak perusahaan menegaskan bahwa kendaraan tersebut tidak terdaftar dalam database operasional maupun catatan pelayanan di terminal milik Pertamina.

Baca Juga

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, menyatakan bahwa penelusuran internal telah dilakukan untuk memastikan status kepemilikan kendaraan tersebut.

“Berdasarkan penelusuran internal, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai armada operasional Pertamina dan tidak tercatat melakukan aktivitas pelayanan di Terminal Pertamina,” kata Edi.

Pihak perusahaan saat ini masih menjalin komunikasi intensif dengan aparat kepolisian untuk mendalami informasi mengenai identitas kendaraan yang terlibat insiden tersebut.

Seluruh proses penanganan hukum dan penyelidikan di lapangan telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang yang menangani kecelakaan tersebut.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan informasi mengenai kendaraan tersebut dan proses penanganan serta penyelidikan sepenuhnya kami serahkan kepada pihak berwenang,” ujar Edi.

Di luar aspek teknis kendaraan, perusahaan juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut.

Pihak manajemen berharap seluruh korban luka yang masih dalam perawatan medis segera mendapatkan kesembuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

“Kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, semoga korban yang menjalani perawatan segera pulih, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran,” kata Edi.

Kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat di jalur arteri seperti Jalan Trans Kalimantan kerap menjadi sorotan karena tingginya risiko keselamatan bagi pengguna jalan lain.

Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan tragis tersebut.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk mendukung transparansi dalam setiap investigasi yang melibatkan atribut atau kendaraan yang menyerupai armada perusahaan di wilayah operasionalnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari aparat penegak hukum terkait insiden yang terjadi di Kalimantan Selatan tersebut.

Perusahaan juga memastikan bahwa operasional distribusi bahan bakar minyak di wilayah Kalimantan tidak terganggu akibat adanya insiden tersebut.

Setiap armada resmi yang beroperasi di bawah naungan PT Pertamina Patra Niaga dipastikan memiliki standar kelayakan dan identitas yang jelas untuk menjamin keamanan distribusi energi bagi masyarakat luas.

Ringkasan

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengonfirmasi bahwa mobil tangki yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu (1/8/2026), bukanlah armada operasional resmi perusahaan. Penegasan ini disampaikan setelah hasil penelusuran internal menunjukkan bahwa kendaraan tersebut tidak terdaftar dalam database operasional maupun catatan pelayanan terminal Pertamina.

Pihak Pertamina saat ini tengah menjalin koordinasi intensif dengan aparat kepolisian setempat untuk membantu proses penyelidikan identitas kendaraan dan penyebab kecelakaan. Meski insiden tersebut melibatkan kendaraan yang menyerupai atribut perusahaan, Pertamina memastikan bahwa operasional distribusi bahan bakar minyak di wilayah Kalimantan tetap berjalan normal dan tidak terganggu.

Selain memberikan dukungan terhadap proses hukum, pihak manajemen juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada para korban kecelakaan. Perusahaan menegaskan bahwa seluruh armada resmi Pertamina memiliki standar kelayakan dan identitas khusus yang jelas guna menjamin keamanan distribusi energi bagi masyarakat.

Rekomendasi