Didimax menghadirkan AI Trading Assistant untuk membantu trader menganalisis pasar keuangan.
Jakarta – Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan mulai merambah aktivitas analisis perdagangan di pasar keuangan untuk membantu pelaku pasar membaca tren harga serta indikator teknikal.
Pihak Bursa Efek Indonesia mencatat tren integrasi teknologi ini saat pengunjung memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Jakarta pada Jumat (23/10/2026).
Perusahaan pialang Didimax kini menyediakan fitur AI Trading Assistant yang dapat diakses pengguna tanpa perlu melakukan pembelian token tambahan.
Direktur Didimax, Cenli Yani, menyatakan bahwa layanan ini berfungsi sebagai alat pendukung bagi trader untuk memperoleh informasi sebelum menetapkan keputusan transaksi.
“Didimax AI Trading Assistant dapat digunakan secara gratis tanpa perlu membeli token AI,” ujar Yani dalam keterangan resminya pada Selasa (27/10/2026).
Fitur tersebut mampu memberikan penjelasan mengenai pergerakan harga emas terhadap dolar AS, penentuan area support dan resistance, hingga pemetaan arah tren harga.
Bagi trader pemula, teknologi ini mempermudah pemahaman mengenai berbagai istilah serta konsep dasar dalam analisis teknikal pasar keuangan.
Sementara itu, trader berpengalaman dapat memanfaatkan teknologi ini sebagai sumber informasi tambahan guna membandingkan analisis sebelum membuka posisi perdagangan.
Didimax juga melengkapi platformnya dengan AI Trading Signal yang berfungsi sebagai referensi sinyal perdagangan bagi para penggunanya.
Berbagai informasi pendukung seperti berita pasar, sentimen teknikal, kalender ekonomi, dan grafik harga kini tersedia dalam satu dasbor terintegrasi.
Meskipun membantu proses analisis, penggunaan kecerdasan buatan tetap tidak menggantikan peran pertimbangan pribadi serta manajemen risiko yang ketat.
“Informasi yang dihasilkan sistem juga tidak menjamin keuntungan sehingga trader tetap perlu menilai keakuratan analisis, menentukan batas risiko, dan mempertimbangkan kondisi pasar sebelum melakukan transaksi,” tambah Yani menegaskan batasan penggunaan teknologi tersebut.