Tamchy SFIT Raih Peringkat Pertama Kawasan Investasi Terbaik di Asia Pasifik

Kawasan ini tawarkan insentif pajak 0 persen selama 49 tahun bagi investor global.

ISSYK KUL – Kawasan Investasi Keuangan Khusus Tamchy (Tamchy SFIT) meraih peringkat pertama di Asia Pasifik dan kedua di dunia untuk kategori Rising Star dalam ajang Global Free Zones of the Year Awards 2026.

Penghargaan bergengsi dari fDi Intelligence ini menjadikan Tamchy SFIT sebagai pusat keuangan pertama dari Asia Tengah yang mendapatkan pengakuan internasional tersebut.

Dewan juri memberikan apresiasi tinggi terhadap strategi jangka panjang kawasan ini dalam menarik perusahaan di sektor prioritas.

Para juri juga menyoroti paket insentif usaha berupa tarif pajak penghasilan badan nol persen selama 49 tahun serta kebebasan repatriasi laba.

Kategori Rising Star secara khusus ditujukan bagi zona ekonomi baru yang menunjukkan potensi besar serta minat investor yang kuat sejak awal berdiri.

Wakil Ketua Pertama Management Council Tamchy SFIT, Ayaz Baetov, menilai penghargaan ini sebagai tonggak penting bagi perkembangan proyek tersebut.

“Menempati peringkat pertama di Asia Pasifik dan kedua di dunia pada tahap yang begitu awal dalam pengembangan Tamchy SFIT merupakan pengakuan internasional yang penting atas visi kami,” ucap Baetov.

Ia menegaskan bahwa pihaknya sedang membangun yurisdiksi keuangan generasi baru yang memadukan kepastian hukum internasional dengan kecepatan serta infrastruktur digital modern.

“Kami sedang membangun yurisdiksi keuangan generasi baru yang memadukan kepastian praktik hukum internasional yang telah mapan dengan kecepatan, fleksibilitas, dan infrastruktur digital yang semakin diharapkan oleh pelaku usaha global,” tambah Baetov.

Tamchy SFIT resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Presiden Republik Kirgizstan Sadyr Japarov pada 3 Juli 2026.

Kawasan ini menerapkan prinsip English Common Law yang didukung oleh regulator keuangan mandiri serta pusat penyelesaian sengketa internasional.

Sistem registrasi digital terpadu juga disediakan untuk memudahkan pelaku usaha dalam mengurus perizinan.

Pemerintah menjamin tarif nol persen untuk laba, dividen, capital gain, dan PPN selama 49 tahun bagi perusahaan yang beroperasi di wilayah ini.

Model bisnis tersebut dirancang untuk menampung berbagai entitas, mulai dari perusahaan fintech, dana investasi, hingga perusahaan perdagangan internasional.

Kawasan seluas 6.000 hektare di tepi Danau Issyk-Kul ini dikembangkan sebagai ekosistem terpadu yang menggabungkan sektor bisnis, hunian, dan kebugaran.

Akses menuju kawasan ini sangat strategis karena terletak dalam jarak berjalan kaki dari Bandara Internasional Issyk-Kul.

Pembangunan lima gedung tambahan, termasuk pusat bisnis baru dan dua gedung perkantoran, ditargetkan rampung pada akhir 2026.

Perusahaan asal Swiss, Korea Selatan, Hong Kong, Kazakhstan, dan Uni Emirat Arab tercatat sebagai penghuni pertama yang terdaftar di Tamchy SFIT.

Saat ini, lebih dari 30 perusahaan lain sedang dalam proses pendaftaran melalui sistem layanan satu pintu.

Rekomendasi