The Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5% hingga 3,75% meski terdapat perbedaan pendapat dari tiga pejabat yang menginginkan kenaikan. Kebijakan ini diambil demi menjaga stabilitas harga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan risiko inflasi.
The Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5% hingga 3,75% meski terdapat perbedaan pendapat dari tiga pejabat yang menginginkan kenaikan. Kebijakan ini diambil demi menjaga stabilitas harga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan risiko inflasi.
Berita Terkait
Tag: The Fed
Asing Jual Saham Rp80 Triliun, Kapan Arus Keluar Mereda?
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih mencapai Rp80 triliun sepanjang tahun ini akibat kebijakan moneter ketat global. Tekanan arus keluar ini diperkirakan baru akan mereda jika terdapat kepastian berakhirnya siklus pengetatan suku bunga serta didukung oleh fundamental ekonomi domestik.
Indeks Wall Street Melemah Akibat Tekanan Harga Minyak
Indeks Wall Street melemah akibat lonjakan harga minyak mentah yang memicu kekhawatiran inflasi dan spekulasi kenaikan suku bunga The Fed. Investor kini mengalihkan fokus pada laporan kinerja keuangan emiten besar untuk memantau prospek bisnis di tengah ketidakpastian kebijakan moneter.
Wall Street Menguat Seiring Penurunan Laju Inflasi Amerika Serikat
Bursa Wall Street ditutup menguat setelah data inflasi Juni yang lebih rendah dari perkiraan memicu reli pada sektor semikonduktor. Sentimen positif ini turut didorong oleh kinerja laba perbankan yang solid dan penurunan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed.
BI Jelaskan Rupiah Tembus Rp 18.000 Dolar AS
BI menjelaskan pelemahan rupiah mendekati Rp 18.000 per dolar AS akibat sinyal hawkish The Fed yang memicu penguatan dolar. BI berkomitmen menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi pasar.
Asing Lepas Saham Rp2,9 Triliun, Investor Perlu Selektif
Investor asing lepas saham Rp2,9 triliun pekan ini, menahan laju IHSG. Tekanan jual dari pasar global dan sentimen domestik membuat investor perlu selektif memilih saham berkapitalisasi besar dan likuid.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.




