Harga minyak Brent turun ke level US$ 78,92 per barel akibat optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Penurunan ini dipicu oleh langkah diplomatik AS dan Qatar untuk meredam ketegangan, meski kekhawatiran geopolitik masih membayangi pasar.
Harga minyak Brent turun ke level US$ 78,92 per barel akibat optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Penurunan ini dipicu oleh langkah diplomatik AS dan Qatar untuk meredam ketegangan, meski kekhawatiran geopolitik masih membayangi pasar.
Berita Terkait
Tag: Minyak Brent
Mata Uang Asia Melemah Saat Harga Minyak Tembus US$100
Mayoritas mata uang Asia, termasuk rupiah, melemah terhadap dolar AS seiring melonjaknya harga minyak dunia yang kembali menembus level US$100 per barel. Kenaikan harga energi ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Harga Minyak Brent Tembus US$ 90 Akibat Serangan Selat Hormuz
Harga minyak Brent melonjak menembus US$90 per barel akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang menyasar Selat Hormuz serta infrastruktur energi di Kuwait. Serangan yang meluas ini memicu kekhawatiran krisis pasokan global di tengah menipisnya cadangan minyak dunia.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


