Kementerian ESDM melakukan pemetaan kandungan logam tanah jarang pada produk hilirisasi guna mengatasi hambatan ekspor nikel dan tembaga. Langkah ini diambil untuk mempercepat revisi regulasi menyusul tertahannya ratusan Laporan Surveyor akibat kendala teknis pengujian mineral ikutan.
Kementerian ESDM melakukan pemetaan kandungan logam tanah jarang pada produk hilirisasi guna mengatasi hambatan ekspor nikel dan tembaga. Langkah ini diambil untuk mempercepat revisi regulasi menyusul tertahannya ratusan Laporan Surveyor akibat kendala teknis pengujian mineral ikutan.
Berita Terkait
Tag: Logam Tanah Jarang
Industri Minta Pemerintah Terapkan Kebijakan LTJ Secara Bertahap
Forum Industri Nikel Indonesia mendesak pemerintah menerapkan kebijakan ekspor mineral mengandung logam tanah jarang secara bertahap. Masa transisi diperlukan untuk mengatasi minimnya infrastruktur alat uji serta ketidakpastian regulasi yang saat ini menghambat operasional pelaku usaha.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.
