Pemerintah Jepang memangkas target pertumbuhan ekonomi tahun fiskal 2026 menjadi 0,9% akibat lonjakan harga minyak dunia. Revisi ini mencakup penurunan proyeksi konsumsi rumah tangga dan investasi modal di tengah tantangan inflasi yang membebani aktivitas ekonomi domestik.
Pemerintah Jepang memangkas target pertumbuhan ekonomi tahun fiskal 2026 menjadi 0,9% akibat lonjakan harga minyak dunia. Revisi ini mencakup penurunan proyeksi konsumsi rumah tangga dan investasi modal di tengah tantangan inflasi yang membebani aktivitas ekonomi domestik.
Berita Terkait
Tag: Harga Minyak
Konflik Timur Tengah dan Saham Chip Bayangi Wall Street
Bursa saham Wall Street ditutup bervariasi akibat tekanan jual pada sektor semikonduktor dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Investor kini bersikap waspada terhadap potensi eskalasi militer AS serta menanti langkah kebijakan moneter lanjutan dari Federal Reserve.
Indeks Wall Street Melemah Akibat Tekanan Harga Minyak
Indeks Wall Street melemah akibat lonjakan harga minyak mentah yang memicu kekhawatiran inflasi dan spekulasi kenaikan suku bunga The Fed. Investor kini mengalihkan fokus pada laporan kinerja keuangan emiten besar untuk memantau prospek bisnis di tengah ketidakpastian kebijakan moneter.
Wall Street Melemah Akibat Koreksi Saham Sektor Chip
Wall Street ditutup melemah akibat tekanan jual pada sektor semikonduktor dan saham teknologi, dipicu kekhawatiran belanja AI serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Indeks utama mencatatkan penurunan signifikan di tengah ketidakpastian pasar dan lonjakan harga komoditas energi.
Harga Minyak Brent Tembus US$ 90 Akibat Serangan Selat Hormuz
Harga minyak Brent melonjak menembus US$90 per barel akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang menyasar Selat Hormuz serta infrastruktur energi di Kuwait. Serangan yang meluas ini memicu kekhawatiran krisis pasokan global di tengah menipisnya cadangan minyak dunia.
Harga Minyak Naik Usai Trump Blokade Selat Hormuz
Harga minyak dunia melonjak ke level US$ 84 per barel setelah Presiden Donald Trump memberlakukan blokade ketat di Selat Hormuz. Eskalasi geopolitik ini memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi akibat terganggunya jalur perdagangan vital di kawasan Teluk Persia.
Wall Street Anjlok Usai Trump Ancam Blokade Selat Hormuz
Bursa saham Wall Street ditutup melemah setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana blokade pelayaran di Selat Hormuz. Ketegangan geopolitik ini memicu kekhawatiran investor global dan menyebabkan lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional.
Harga Minyak Turun, Industri Belum Lepas Beban Biaya Produksi
Penurunan harga minyak dunia belum mampu meringankan beban biaya produksi dan logistik industri nasional di paruh kedua 2026. Tingginya premi asuransi dan ketidakpastian geopolitik menjadi faktor utama yang menghambat efisiensi biaya bagi para pelaku usaha.
Wall Street Loyo, Sektor AI Dihantam Aksi Jual
Wall Street berjatuhan akibat aksi jual saham AI yang dipicu kekhawatiran ekspektasi pasar melampaui fundamental perusahaan. Kenaikan harga minyak global turut memperparah sentimen negatif, mendorong investor beralih ke sektor lain.
Harga Minyak Terjun Saat Kapal Tanker Tinggalkan Hormuz
Harga minyak anjlok lebih dari 3% pekan ini seiring melonggarnya kekhawatiran pasokan di Selat Hormuz dan banjir suplai
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.








