Harga minyak dunia anjlok setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran demi mengedepankan diplomasi. Keputusan ini meredakan ketegangan geopolitik dan memicu koreksi tajam pada harga minyak Brent serta West Texas Intermediate di pasar global.
Harga minyak dunia anjlok setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran demi mengedepankan diplomasi. Keputusan ini meredakan ketegangan geopolitik dan memicu koreksi tajam pada harga minyak Brent serta West Texas Intermediate di pasar global.
Berita Terkait
Tag: Harga Minyak Dunia
Harga Minyak Dunia Naik Jadi US$ 87 Per Barel
Harga minyak dunia melonjak hingga menembus angka US$ 87 per barel akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah. Ketegangan yang meluas ke wilayah Laut Merah dan Selat Hormuz ini mengancam stabilitas pasokan energi global dan memicu kekhawatiran pasar.
Harga Minyak Tembus US$ 100, Pemerintah Pastikan APBN Aman
Harga minyak dunia kembali menembus level US$ 100 per barel akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pemerintah memastikan kondisi APBN tetap aman karena lonjakan harga tersebut telah diantisipasi dalam asumsi makro anggaran tahun ini.
Mata Uang Asia Melemah Saat Harga Minyak Tembus US$100
Mayoritas mata uang Asia, termasuk rupiah, melemah terhadap dolar AS seiring melonjaknya harga minyak dunia yang kembali menembus level US$100 per barel. Kenaikan harga energi ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Harga Minyak Naik Usai Houthi Serang Tanker Laut Merah
Harga minyak dunia melonjak tajam setelah kelompok Houthi menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah. Insiden ini memicu kekhawatiran gangguan pasokan global, dengan para analis memprediksi harga minyak dapat menembus level psikologis US$ 100 per barel akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Gejolak Timur Tengah Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia, namun para ahli menilai harga belum tentu menembus rekor tertinggi. Pemerintah Indonesia kini didesak menyiapkan langkah mitigasi strategis untuk mengantisipasi potensi pembengkakan subsidi dan beban fiskal nasional.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.



