Polisi Buru Bandar Narkoba yang Kabur saat Penggerebekan Kampung Bahari

Personel kepolisian melakukan penggerebekan narkoba di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya memburu sejumlah target operasi narkoba yang melarikan diri saat penggerebekan besar-besaran di Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11).

Aparat kepolisian mengaku telah mengantongi identitas lengkap para buronan tersebut untuk segera dilakukan penangkapan.Polisi Buru Bandar Narkoba yang Kabur saat Penggerebekan Kampung Bahari

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto menyatakan bahwa pengejaran akan terus berlangsung hingga seluruh kawasan tersebut bersih dari aktivitas peredaran narkoba.

“Dia tidak akan bisa bekerja, dia tidak akan lari ke mana, pasti akan kami kejar,” ujar Dadang di lokasi penggerebekan, Minggu (1/11).

Dadang menegaskan bahwa para pelaku kejahatan narkoba tidak boleh lagi menjadikan masyarakat setempat sebagai tameng pelindung bisnis ilegal mereka.

Ia memastikan bahwa para buronan saat ini sudah keluar dari lingkungan yang selama ini memberikan perlindungan terhadap aktivitas terlarang tersebut.

“Yang penting dia tidak memanfaatkan masyarakat sini untuk sebagai tameng, itu terpenting,” ucapnya.

Menurut Dadang, penanganan masalah narkoba di Kampung Bahari tidak dapat diselesaikan hanya melalui tindakan represif atau penegakan hukum semata.

Polisi berencana mendorong penataan lingkungan sosial guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi bergantung pada ekonomi yang bersumber dari peredaran narkoba.

Banyak warga lokal selama ini disinyalir mendapatkan keuntungan ekonomi dari keberadaan para pelaku, seperti melalui penyediaan jasa parkir atau berjualan makanan di sekitar lokasi.

“Penataan lingkungan sosial inilah yang perlu kerja sama sekaligus penyadaran,” tegas Dadang.

Operasi penindakan yang berlangsung pada Minggu pagi tersebut melibatkan gabungan personel dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional, dan satuan Brimob.Polisi Buru Bandar Narkoba yang Kabur saat Penggerebekan Kampung Bahari

Sebanyak 27 orang telah diamankan oleh petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait keterlibatan mereka dalam jaringan narkoba.

Dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan berhasil menyita berbagai barang bukti, termasuk narkotika jenis sabu dan ganja.

Petugas juga menemukan ribuan butir ekstasi serta sebuah mesin yang diduga digunakan untuk mencetak pil haram tersebut.

Selain narkoba, aparat menyita senjata api, berbagai jenis senjata tajam, alat isap sabu, dan sejumlah uang tunai hasil transaksi narkoba.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyatakan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan operasi pengejaran terhadap bandar-bandar besar yang terlibat.

Kepolisian juga berencana membongkar lapak-lapak liar yang selama ini digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba agar tidak kembali digunakan oleh pelaku.

Langkah ini diambil untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di kawasan Kampung Bahari secara permanen.

Pihak kepolisian berkomitmen memastikan wilayah tersebut steril dari pengaruh jaringan narkoba yang telah lama beroperasi.

Operasi ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh aparat dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dikutip dari: Kumparan

Rekomendasi