Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan performa positif dengan penguatan 1,10% atau 66,24 poin ke level 6.108 pada penutupan perdagangan Kamis (16/7/2026).
Dilansir dari Katadata, lonjakan indeks ini didorong oleh aksi beli masif investor yang memburu sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Data bursa menunjukkan bahwa nilai transaksi untuk saham RANS mencapai Rp 732,71 miliar, diikuti oleh BBCA sebesar Rp 579,92 miliar, serta BBRI senilai Rp 561,47 miliar.
Selain saham-saham perbankan dan hiburan, investor juga tercatat aktif mengakumulasi saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai Rp 514,49 miliar dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) sebesar Rp 443,06 miliar.
Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatatkan volume transaksi sebesar 30,06 miliar saham dengan frekuensi perdagangan mencapai 2,31 juta kali.
Total nilai transaksi harian di pasar modal domestik tercatat sebesar Rp 13,2 triliun, yang membawa kapitalisasi pasar menyentuh angka Rp 10.682 triliun.
Sentimen positif menyelimuti seluruh sektor yang ada di bursa, di mana seluruh papan perdagangan ditutup di zona hijau tanpa terkecuali.
Sektor teknologi menjadi penopang utama kenaikan indeks hari ini dengan pertumbuhan sektoral mencapai 1,94%.
Beberapa emiten teknologi yang mencatatkan kenaikan signifikan meliputi PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) sebesar 10,27%, PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) sebesar 9,7%, serta PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang meroket hingga 19,98%.
Berdasarkan frekuensi transaksi, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) menduduki posisi teratas dengan 328,6 ribu kali transaksi.
Posisi tersebut disusul oleh RANS dengan 218,14 ribu transaksi dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dengan 50,94 ribu kali transaksi.
Daftar Pergerakan Saham
Kenaikan harga saham yang signifikan pada hari ini dipimpin oleh PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang naik ke level 24.775.
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) juga mencatatkan penguatan dengan naik ke level 1.780.
Selain itu, PT Indika Energy Tbk (INDY) berada dalam jajaran penguat dengan naik ke level 2.500.
Di sisi lain, terdapat saham yang mengalami tekanan jual, yakni PT Siniraja Putra Tbk (SINI) yang turun ke level 5.975.
PT Remala Abadi Tbk (DATA) turut mengalami koreksi dengan turun ke level 2.210.
Terakhir, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatatkan penurunan harga ke level 875 pada penutupan sesi perdagangan.
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,10% atau 66,24 poin ke level 6.108 pada perdagangan Kamis (16/7/2026) di Bursa Efek Indonesia, didorong oleh aksi beli masif investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar.
Kenaikan ini didukung oleh total nilai transaksi harian sebesar Rp 13,2 triliun dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 10.682 triliun, di mana sektor teknologi menjadi penopang utama dengan pertumbuhan sektoral sebesar 1,94%.
Seluruh sektor perdagangan ditutup di zona hijau, dengan saham RANS, BBCA, dan BBRI menjadi incaran utama investor berdasarkan nilai transaksi, sementara MLPT mencatatkan kenaikan harga paling signifikan di antara emiten lainnya.





