IHSG Menguat 092 Persen Saham Industri Dasar Naik Tajam

Jakarta – Bisnistalk.com – Pergerakan saham industri dasar menjadi penopang utama penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (1/7), ketika indeks naik 0,92% atau 51,92 poin ke level 5.695. Di saat sejumlah saham konglomerasi dan perbankan besar masih tertekan, deretan emiten berbasis komoditas dan material justru mencatat kenaikan menonjol sehingga membantu pasar bertahan di zona hijau.

Di kelompok saham yang bergerak paling agresif, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 10,39% ke Rp 510. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga menguat 7,39% menjadi Rp 1.380. Kinerja positif turut terlihat pada PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang melonjak 5,10% ke Rp 4.330, serta PT Trimega Bangun Persada Tbk (NCKL) yang bertambah 5,13% ke Rp 820.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas transaksi sepanjang hari ini terbilang tinggi. Volume perdagangan mencapai 18,45 miliar saham dengan frekuensi 1,56 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 10.033 triliun, sedangkan nilai transaksi harian menembus Rp 10,53 triliun.

Penguatan IHSG terjadi meski tekanan masih terasa pada saham-saham bank berkapitalisasi besar. Dari sebelas sektor yang diperdagangkan di BEI, tujuh sektor ditutup di zona hijau. Namun, mayoritas saham bank jumbo masih bergerak melemah pada hari ini, menandakan selektifnya minat investor terhadap kelompok saham berfundamental besar.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi salah satu yang paling tertekan setelah turun 2,20% ke Rp 2.670. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga terkoreksi 1,04% ke Rp 3.810. Tekanan serupa dialami PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang turun 1,90% ke Rp 3.100.

Berbeda dengan tiga bank tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) justru mampu bertahan di jalur penguatan. Saham bank swasta terbesar itu naik 0,90% ke Rp 5.600, menjadi salah satu penyangga di sektor keuangan yang sepanjang sesi masih bergerak campuran.

Dari sisi nilai transaksi, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham yang paling banyak diperdagangkan dengan nilai Rp 828 miliar. Posisi berikutnya ditempati BBRI dengan nilai transaksi Rp 815,37 miliar, lalu BBCA sebesar Rp 702 miliar. Data ini menunjukkan bahwa minat pasar masih terkonsentrasi pada sejumlah emiten berkapitalisasi besar meski arah pergerakannya tidak seragam.

Di daftar saham dengan kenaikan tertinggi, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) memimpin dengan lonjakan 20,13% ke level 5.550. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menyusul dengan kenaikan 16,98% ke level 620, sedangkan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menguat 10,28% ke level 3.970.

Sebaliknya, saham yang paling tertekan hari ini dipimpin PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang turun 6,76% ke level 3.170. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) melemah 6,48% ke level 505, dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) terkoreksi 5,41% ke level 1.835.

Rekomendasi