Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (23/7/2026) dengan dukungan momentum teknikal yang positif.
Dilansir dari Katadata, analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova menyatakan bahwa indeks akan bergerak dalam fase konsolidasi namun tetap menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan.
Secara teknikal, pergerakan indeks telah membentuk formasi candlestick spinning top yang berhasil menembus level fractal resistance 6.377 pada sesi perdagangan sebelumnya.
Ivan memprediksi indeks berpeluang besar untuk terus melaju menuju kisaran target di level 6.453 hingga 6.545 hingga akhir pekan ini.
Indikator MACD yang terpantau menunjukkan adanya momentum bullish menjadi salah satu faktor pendukung utama optimisme pasar tersebut.
Dalam risetnya, dia memetakan level support IHSG berada pada angka 6.205, 6.007, dan 5.887.
Sementara itu, level resistance untuk menguji kekuatan beli investor saat ini ditetapkan pada level 6.545, 6.688, dan 6.835.
Sebagai informasi, support merupakan area harga saham yang diyakini sebagai titik terendah di mana harga cenderung kembali naik akibat peningkatan volume pembelian.
Di sisi lain, resistance adalah tingkat harga yang dinilai sebagai titik tertinggi yang sering kali memicu aksi jual sehingga dapat menahan laju kenaikan harga lebih lanjut.
Untuk strategi investasi hari ini, investor disarankan memperhatikan sejumlah saham pilihan dengan target harga yang telah disesuaikan.
Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain:
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan target harga di Rp 9.400.
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan target harga di Rp 2.600.
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan target harga di Rp 2.500.
- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan target harga di level 2.780.
- PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan target harga di Rp 27.950.
Secara terpisah, riset BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan pergerakan indeks akan cenderung terbatas dengan rentang support di 6.200 dan resistance di 6.400.
Menurut analisis mereka, selama IHSG mampu bertahan di atas level support, peluang untuk melanjutkan fase konsolidasi dengan kecenderungan positif masih terbuka lebar.
Meski demikian, pelaku pasar tetap harus mewaspadai volatilitas yang tinggi akibat dinamika perkembangan sentimen global yang terus berubah.
Rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas mencakup PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), serta PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (23/7/2026) karena didukung oleh momentum teknikal yang positif dan indikator MACD yang menunjukkan tren bullish.
Analis BinaArtha Sekuritas memprediksi indeks berpeluang mencapai target di kisaran 6.453 hingga 6.545 setelah berhasil menembus level fractal resistance 6.377, dengan level support terjaga di angka 6.205.
Investor disarankan mencermati sejumlah saham pilihan, di antaranya PTBA, ELSA, TPIA, AADI, ADRO, TLKM, UNTR, dan BNBR, namun tetap perlu mewaspadai volatilitas pasar akibat sentimen global yang dinamis.





