Indonesia memiliki keunggulan tarif impor furnitur 2,5 persen lebih rendah dibandingkan pesaing seperti Vietnam dan Thailand di pasar AS. Meski demikian, pelaku industri nasional tetap harus meningkatkan efisiensi dan kualitas untuk menjaga daya saing di tengah persaingan global yang ketat.
Indonesia memiliki keunggulan tarif impor furnitur 2,5 persen lebih rendah dibandingkan pesaing seperti Vietnam dan Thailand di pasar AS. Meski demikian, pelaku industri nasional tetap harus meningkatkan efisiensi dan kualitas untuk menjaga daya saing di tengah persaingan global yang ketat.
Berita Terkait
Tag: Tarif Impor
Potensi Tarif Impor Baru Ancam Penurunan Ekspor Furnitur AS
HIMKI memproyeksikan ekspor furnitur dan kerajinan Indonesia ke Amerika Serikat berpotensi turun 5-10% pada semester II 2026 akibat rencana tarif impor tambahan sebesar 10%. Kebijakan ini mengancam margin keuntungan eksportir dan memicu risiko pembatalan pesanan di pasar utama nasional tersebut.
Pemerintah Lobi Amerika Serikat Kecualikan Tarif Sawit Indonesia
Pemerintah Indonesia tengah melobi otoritas Amerika Serikat agar komoditas kelapa sawit mendapatkan pengecualian dari tarif impor tambahan sebesar 10 persen. Negosiasi terus dilakukan di tengah ketidakpastian kebijakan perdagangan yang memicu kekhawatiran pelaku usaha terhadap ekspor nasional.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.
