PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback senilai Rp 627 miliar. Aksi korporasi yang menggunakan kas internal ini dilakukan sebagai respons atas fluktuasi pasar yang menyebabkan harga saham BNI tertekan sepanjang tahun ini.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback senilai Rp 627 miliar. Aksi korporasi yang menggunakan kas internal ini dilakukan sebagai respons atas fluktuasi pasar yang menyebabkan harga saham BNI tertekan sepanjang tahun ini.
Berita Terkait
Tag: Saham Perbankan
IHSG Melemah Tipis, Saham Bank Jumbo Paling Banyak Diburu
IHSG ditutup melemah tipis 0,17% ke level 6.185 pada perdagangan Senin (27/7) akibat tekanan jual di delapan sektor industri. Meski indeks terkoreksi, minat investor tetap tinggi terhadap saham perbankan berkapitalisasi besar seperti Bank Mandiri, BCA, dan BRI.
Gubernur BI Mundur, Analis Waspadai Aksi Jual Saham Perbankan
Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo memicu ketidakpastian pasar yang mendorong aksi jual pada saham-saham perbankan besar. Investor disarankan tetap selektif dan fokus pada saham berfundamental kuat di tengah tekanan terhadap IHSG dan nilai tukar rupiah.
IHSG Berbalik Melemah, Saham Bank Jumbo Bergerak Lesu
IHSG ditutup melemah 0,3% ke level 6.315 akibat aksi ambil untung investor setelah sempat menguat di awal sesi. Tekanan jual pada saham perbankan besar serta sentimen kenaikan harga minyak dunia menjadi pemberat utama indeks di tengah performa sektor properti yang tetap solid.
IHSG Sesi Pertama Menguat Dorong Kenaikan Saham Bank Jumbo
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 0,55% ke level 6.141 pada perdagangan sesi I Jumat (17/7).
Investor Asing Akumulasi Rp 7,75 Miliar Saham Perbankan
Investor asing kembali catatkan net buy Rp 7,75 miliar di sesi I perdagangan. Saham BBCA dan BMRI jadi incaran utama, sementara BBRI alami tekanan jual signifikan.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.




