Penerapan batas komisi ojek online sebesar 8 persen berdampak pada proyeksi pendapatan GoTo, memaksa perusahaan merevisi target EBITDA segmen Gojek turun Rp300 miliar. Meski demikian, GoTo tetap mempertahankan target EBITDA konsolidasi tahunan dengan mengandalkan pertumbuhan unit bisnis fintech.
Penerapan batas komisi ojek online sebesar 8 persen berdampak pada proyeksi pendapatan GoTo, memaksa perusahaan merevisi target EBITDA segmen Gojek turun Rp300 miliar. Meski demikian, GoTo tetap mempertahankan target EBITDA konsolidasi tahunan dengan mengandalkan pertumbuhan unit bisnis fintech.
Berita Terkait
Tag: Fintech
GoPay Salip Gojek Jadi Mesin Laba Utama GoTo
GoPay resmi menjadi mesin laba utama GoTo, melampaui kontribusi bisnis transportasi dan pengantaran pada kuartal II 2026. Capaian ini didorong oleh lonjakan transaksi yang signifikan, sekaligus membawa perusahaan mencatatkan laba bersih konsolidasi selama dua kuartal berturut-turut.
GoTo Raup Laba Rp 607,49 Miliar Semester I 2026
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 607,49 miliar pada semester pertama 2026. Pencapaian ini didorong oleh lonjakan pendapatan 28,4 persen serta pertumbuhan kuat pada segmen layanan on-demand dan sektor fintech yang mencatat rekor EBITDA disesuaikan.
Pinjaman Daring Produktif Dongkrak Omzet UMKM Hingga 121 Persen
Riset terbaru menunjukkan pembiayaan produktif melalui pinjaman daring mampu mendongkrak omzet UMKM hingga 121 persen dan keuntungan bersih hingga 155 persen. Akses permodalan ini terbukti menjadi katalisator efektif dalam memperluas jangkauan pasar serta mendukung transformasi digital pelaku usaha.
Aftech Fokuskan AI dan Keamanan Siber Fintech
Aftech menyoroti peran krusial AI dan keamanan siber dalam transformasi industri perbankan dan fintech. Konsep universal banking, yang didukung UU P2SK, akan memperdalam pasar keuangan dan mendorong inovasi dengan integrasi layanan finansial.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


