Wall Street berakhir menguat didorong lonjakan saham Amazon sebesar 15%, meski pasar masih dibayangi kenaikan imbal hasil obligasi AS dan ketidakpastian geopolitik. Kinerja positif sektor teknologi berhasil menyeimbangkan sentimen negatif dari penurunan saham Apple dan kekhawatiran inflasi.
Wall Street berakhir menguat didorong lonjakan saham Amazon sebesar 15%, meski pasar masih dibayangi kenaikan imbal hasil obligasi AS dan ketidakpastian geopolitik. Kinerja positif sektor teknologi berhasil menyeimbangkan sentimen negatif dari penurunan saham Apple dan kekhawatiran inflasi.
Berita Terkait
Tag: Ekonomi Amerika Serikat
Saham Microsoft dan Produsen Cip Dongkrak Bursa Wall Street
Bursa Wall Street kembali menguat berkat lonjakan saham Microsoft dan sektor semikonduktor yang memicu optimisme investor. Kenaikan signifikan ini menjadi pembalikan arah setelah pasar sempat tertekan oleh kekhawatiran inflasi dan kenaikan imbal hasil obligasi pada perdagangan sebelumnya.
The Fed Tahan Suku Bunga Meski Terdapat Perbedaan Pendapat
The Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5% hingga 3,75% meski terdapat perbedaan pendapat dari tiga pejabat yang menginginkan kenaikan. Kebijakan ini diambil demi menjaga stabilitas harga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan risiko inflasi.
Indeks Wall Street Melemah Akibat Tekanan Harga Minyak
Indeks Wall Street melemah akibat lonjakan harga minyak mentah yang memicu kekhawatiran inflasi dan spekulasi kenaikan suku bunga The Fed. Investor kini mengalihkan fokus pada laporan kinerja keuangan emiten besar untuk memantau prospek bisnis di tengah ketidakpastian kebijakan moneter.
Harga Emas Dunia Menguat, Suku Bunga Fed Mereda
Harga emas dunia menguat didorong oleh meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Peluang kenaikan suku bunga The Fed yang semakin kecil membuat logam mulia ini semakin menarik bagi investor.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


