Harga minyak dunia anjlok setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran demi mengedepankan diplomasi. Keputusan ini meredakan ketegangan geopolitik dan memicu koreksi tajam pada harga minyak Brent serta West Texas Intermediate di pasar global.
Harga minyak dunia anjlok setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran demi mengedepankan diplomasi. Keputusan ini meredakan ketegangan geopolitik dan memicu koreksi tajam pada harga minyak Brent serta West Texas Intermediate di pasar global.
Berita Terkait
Tag: Donald Trump
Rupiah Menguat Usai Trump Batalkan Serangan Ke Iran
Nilai tukar rupiah menguat 0,26% ke posisi Rp 17.975 per dolar AS setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan ke Iran. Meredanya ketegangan geopolitik ini mendorong investor kembali melirik aset berisiko, meski pergerakan rupiah diprediksi masih terbatas.
Konflik Timur Tengah dan Saham Chip Bayangi Wall Street
Bursa saham Wall Street ditutup bervariasi akibat tekanan jual pada sektor semikonduktor dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Investor kini bersikap waspada terhadap potensi eskalasi militer AS serta menanti langkah kebijakan moneter lanjutan dari Federal Reserve.
Harga Minyak Naik Usai Trump Blokade Selat Hormuz
Harga minyak dunia melonjak ke level US$ 84 per barel setelah Presiden Donald Trump memberlakukan blokade ketat di Selat Hormuz. Eskalasi geopolitik ini memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi akibat terganggunya jalur perdagangan vital di kawasan Teluk Persia.
Wall Street Anjlok Usai Trump Ancam Blokade Selat Hormuz
Bursa saham Wall Street ditutup melemah setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana blokade pelayaran di Selat Hormuz. Ketegangan geopolitik ini memicu kekhawatiran investor global dan menyebabkan lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional.
AS Gempur Iran, Trump Umumkan Akhir Gencatan Senjata
AS gempur Iran sebagai respons atas serangan terhadap kapal komersial. Presiden Trump menyatakan keraguan untuk bernegosiasi dan mengumumkan akhir dari gencatan senjata antara kedua negara.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.




