Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut positif langkah ekspansi Spring Airlines yang resmi membuka dua rute penerbangan langsung dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menuju Indonesia, yakni Guangzhou-Jakarta dan Shenzhen-Jakarta.
Langkah strategis ini dinilai menjadi katalisator penting dalam memperkuat konektivitas udara sekaligus mengakselerasi sektor pariwisata kedua negara.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengungkapkan bahwa pembukaan rute ini merupakan respons proaktif terhadap tren positif kunjungan wisatawan mancanegara asal Tiongkok ke Indonesia, khususnya Jakarta.
“Momentum ini ditandai dengan kedatangan dua penerbangan perdana yang berlangsung secara berturut-turut,” ujar Ni Made Ayu di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Penerbangan perdana rute Guangzhou-Jakarta mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (16/6) pukul 21.10 WIB dengan tingkat keterisian kursi (load factor) mencapai 92,5 persen atau membawa 172 penumpang.
Sehari berselang, Rabu (17/6) pukul 18.20 WIB, giliran rute Shenzhen-Jakarta yang tiba dengan tingkat keterisian lebih tinggi, yakni 95,6 persen atau sebanyak 178 penumpang.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak Kemenpar menyambut hangat para penumpang dengan memberikan cinderamata bertema Wonderful Indonesia di ruang kedatangan.
Ke depan, Spring Airlines akan melayani rute Guangzhou-Jakarta sebanyak tiga kali sepekan, yakni setiap Selasa, Jumat, dan Minggu menggunakan armada Airbus A320.
Sementara itu, rute Shenzhen-Jakarta dijadwalkan beroperasi dua kali sepekan, setiap Rabu dan Sabtu.
Ni Made Ayu menegaskan, pihaknya akan terus mendukung upaya peningkatan konektivitas udara sebagai strategi utama dalam memperkuat daya saing pariwisata nasional.
“Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan asal Tiongkok secara berkelanjutan, sehingga minat mereka untuk berkunjung ke Indonesia terus terjaga dan meningkat di masa mendatang,” tambahnya.
Optimisme tersebut didasari oleh data kinerja pasar wisatawan Tiongkok yang konsisten menempati posisi lima besar penyumbang kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan asal Tiongkok tercatat sebanyak 491.726 orang, melonjak 25,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 391.578 kunjungan.
Jakarta, sebagai pintu gerbang utama, memegang peran krusial tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga pusat bisnis dan mobilitas.
Dengan beragam atraksi perkotaan dan gaya hidup modern, Jakarta diharapkan menjadi titik awal bagi wisatawan Tiongkok untuk mengeksplorasi destinasi unggulan lainnya di seluruh penjuru Indonesia.
Pemerintah berharap, terbukanya akses langsung dari dua kota besar di Tiongkok ini mampu mendorong pemerataan pergerakan wisatawan serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.





