Pendapatan melonjak 39 persen berkat efisiensi operasional dan peluncuran platform Bronyx AI.
Jakarta – PT ITSEC Asia Tbk mencatatkan penguatan momentum bisnis yang signifikan menjelang akhir tahun 2026 melalui peningkatan pendapatan kuartalan serta efisiensi operasional.
Perusahaan keamanan siber dan kecerdasan buatan ini membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp92,8 miliar sepanjang kuartal ketiga 2026.
Angka tersebut mencerminkan lonjakan sebesar 39 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Efisiensi operasional yang terjaga berhasil menekan rugi usaha perusahaan dari Rp30,4 miliar menjadi Rp15,7 miliar.
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menyatakan optimisme atas pencapaian kinerja keuangan tersebut.
“Kami menyambut positif pertumbuhan pendapatan dan laba yang lebih tinggi,” ujar Patrick dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan bahwa perusahaan terus berupaya memperkuat fundamental bisnis sekaligus mengembangkan solusi yang menjawab kebutuhan pelanggan.
Laba bersih perusahaan selama sembilan bulan pertama 2026 tercatat mencapai Rp22,6 miliar atau naik sebesar 96 persen.
Manajemen menegaskan bahwa hasil tersebut turut dipengaruhi oleh manfaat pajak sehingga kinerja operasional kuartalan perlu dilihat secara terpisah.
Total ekuitas perusahaan per 30 September 2026 meningkat 18,7 persen menjadi Rp304,1 miliar.
Pengelolaan arus kas perusahaan juga menunjukkan perbaikan dengan keberhasilan menekan piutang usaha sebesar 22,3 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2025.
Strategi ekspansi teknologi diwujudkan melalui peluncuran platform Bronyx AI pada Juli 2026.
Inovasi tersebut berfungsi sebagai alat pengujian penetrasi otomatis untuk mendeteksi kerentanan keamanan digital yang semakin kompleks.
Perusahaan kini turut fokus pada pembangunan talenta melalui ITSEC Cyber & AI Academy guna menyiapkan tenaga ahli profesional di kawasan Asia Pasifik.
Upaya memperkuat ekosistem dilakukan melalui penyelenggaraan forum AICX 2026 di Bali.
Kegiatan tersebut membedah urgensi keamanan siber dalam mendukung ketahanan digital di tengah masifnya adopsi kecerdasan buatan oleh sektor industri.
Memasuki kuartal terakhir 2026, ITSEC Asia berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan di tengah peluang pasar yang terus terbuka.
“Kami melihat potensi besar untuk terus mengembangkan teknologi dan memperkuat kehadiran di pasar,” kata Patrick.
Ia menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah menerjemahkan peluang tersebut menjadi pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.