IHSG Turun Hampir Satu Persen Saham Bank Jumbo Melemah

Jakarta – Tekanan pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi salah satu penahan utama laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama, Senin (29/6). Hingga jeda makan siang, IHSG tercatat melemah 0,97% atau turun 57,19 poin ke level 5.838, seiring mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona merah.

Di kelompok bank jumbo, harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 2,43% ke Rp 6.025. Penurunan juga terjadi pada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang turun 1,05% ke level 2.840, serta PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang melemah 1% ke Rp 3.950. Pelemahan tiga emiten perbankan tersebut memberi tekanan tambahan terhadap pergerakan indeks secara keseluruhan.

Berdasarkan data perdagangan BEI, aktivitas transaksi pada sesi siang ini terpantau cukup besar. Volume perdagangan mencapai 7,51 miliar saham dengan frekuensi transaksi 638 ribu kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 10.240 triliun, sementara total nilai transaksi mencapai Rp 4,02 triliun.

Dari 11 sektor yang diperdagangkan di BEI, 10 sektor berada di zona merah. Tekanan paling dalam dialami sejumlah saham pada sektor energi dan bahan baku. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menjadi salah satu yang paling tertekan setelah anjlok 6,45% ke Rp 580. Diikuti PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang turun 2,01% ke Rp 488, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang terkoreksi 2,39% ke Rp 1.430.

Meski IHSG melemah, bursa saham Asia justru menunjukkan penguatan di mayoritas kawasan. Indeks Nikkei Jepang naik 1,15% ke level 68.563, Shanghai Composite menguat 0,17% ke level 4.034, dan Hang Seng terangkat 2,13% ke level 23.153. Kondisi ini memperlihatkan pergerakan pasar domestik yang belum sepenuhnya sejalan dengan sentimen regional pada sesi perdagangan siang hari.

Di daftar saham yang mencatat kenaikan terbesar pada sesi ini, PT Cipta Sarana Media Tbk (DKHH) memimpin dengan penguatan 8,62% ke Rp 63. Posisi berikutnya ditempati PT Samindo Resources Tbk (MYOH) yang naik 5,26% ke Rp 1.100, disusul PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang menguat 4,81% ke Rp 1.090.

Sementara itu, daftar saham yang paling banyak terkoreksi dipimpin PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang turun 10,39% ke Rp 1.510. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) menyusul dengan penurunan 6,81% ke Rp 1.300, lalu PT Link Net Tbk (LINK) yang melemah 5,99% ke Rp 1.490.

Rekomendasi