Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (6/8/2026) dengan sejumlah rekomendasi saham pilihan dari para analis.
Dilansir dari Katadata, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyatakan bahwa indeks saat ini memiliki peluang untuk bergerak mendekati level resistance Fibonacci di angka 6.392.
Kenaikan di atas level tersebut dipandang sebagai sinyal krusial untuk menuju target 6.545 sekaligus membentuk level tertinggi baru atau higher high.
Namun, pasar perlu mewaspadai potensi koreksi yang diperkirakan akan terjadi setelah indeks mencapai level tersebut.
Ivan menambahkan bahwa indikator MACD saat ini masih menunjukkan adanya momentum bullish yang mendukung pergerakan harga di pasar modal.
Secara teknikal, ia memetakan level support IHSG berada pada posisi 6.255, 6.138, dan 6.020, sementara level resistance berada di angka 6.392, 6.545, serta 6.700.
Dalam perdagangan hari ini, investor disarankan mencermati saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan target harga Rp 9.400 dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) di level Rp 1.480.
Daftar rekomendasi lainnya mencakup saham-saham berikut:
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan target harga Rp 3.760.
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan target harga Rp 7.500.
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan target harga Rp 1.855.
Di sisi lain, tim riset BRI Danareksa menilai bahwa IHSG secara teknikal masih mampu menjaga tren penguatan selama bertahan di atas level support terdekat 6.269.
Menurut mereka, indeks saat ini sedang menguji resistance psikologis di level 6.400 yang menjadi penentu arah pergerakan berikutnya.
Apabila indeks mampu menembus dan bertahan di atas level 6.400, maka terbuka ruang kenaikan lebih lanjut menuju area 6.500.
“Momentum ini didukung oleh MACD yang masih bergerak positif serta harga yang tetap berada di atas MA20,” kata tim riset BRI Danareksa dalam laporannya.
Pelaku pasar saat ini tengah mencermati rilis laporan keuangan semester pertama tahun 2026 sebagai katalis utama pergerakan harga saham.
Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Fed turut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi aliran dana asing ke pasar negara berkembang.
Untuk strategi hari ini, tim riset BRI Danareksa memberikan rekomendasi pada saham-saham berikut:
- PT Petrosea Tbk (PTRO) dengan target harga pada rentang Rp 4.900 hingga Rp 5.200.
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dengan target harga pada rentang Rp 104 hingga Rp 105.
- PT GTS Internasional Tbk (GTSI) dengan target harga pada rentang Rp 179 hingga Rp 190.
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (6/8/2026) seiring dengan momentum bullish yang didukung oleh indikator teknikal MACD. Para analis menargetkan indeks mampu menembus level resistance di kisaran 6.392 hingga 6.400 sebagai syarat untuk mencapai target kenaikan yang lebih tinggi.
Analis Binaartha Sekuritas dan BRI Danareksa merekomendasikan sejumlah saham potensial bagi investor, di antaranya AADI dengan target Rp9.400, AMRT di level Rp1.480, serta PTRO pada rentang harga Rp4.900 hingga Rp5.200. Saham lain yang turut direkomendasikan meliputi BBNI, INDF, UNVR, BNBR, dan GTSI.
Pergerakan pasar saat ini dipengaruhi oleh rilis laporan keuangan semester pertama tahun 2026 serta antisipasi pelaku pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Meski tren penguatan diprediksi berlanjut, investor tetap diimbau mewaspadai potensi koreksi setelah indeks mencapai level resistance tertentu.





