Kementerian Lingkungan Hidup menyiapkan regulasi yang mewajibkan pihak penyedot air tanah untuk melakukan pemulihan cadangan air melalui langkah konservasi. Aturan ini bertujuan menekan risiko penurunan permukaan tanah serta mengatasi ancaman krisis air yang diproyeksikan meningkat di masa depan.
Kementerian Lingkungan Hidup menyiapkan regulasi yang mewajibkan pihak penyedot air tanah untuk melakukan pemulihan cadangan air melalui langkah konservasi. Aturan ini bertujuan menekan risiko penurunan permukaan tanah serta mengatasi ancaman krisis air yang diproyeksikan meningkat di masa depan.
Berita Terkait
Tag: Lingkungan Hidup
BNI Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove Berkelanjutan Melalui ESG
BNI memperkuat komitmen ESG melalui rehabilitasi ekosistem pesisir dengan menanam 258.000 bibit mangrove selama delapan tahun terakhir. Inisiatif ini tidak hanya mencegah abrasi, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal melalui pengembangan ekowisata dan produk olahan mangrove yang berkelanjutan.
BPDLH Perluas Target Proyek Pengelolaan Dana Sampah EPR
BPDLH melakukan diversifikasi portofolio dengan memperluas pendanaan ke sektor pengelolaan sampah, termasuk mendukung inisiatif di tingkat hulu dan masyarakat. Langkah ini juga mencakup keterlibatan dalam skema Extended Producer Responsibility untuk mengelola dana dari tanggung jawab produsen.
Data Terbaru Ungkap Krisis Populasi Orangutan Sumatra
Populasi orangutan di Sumatra kini tersisa 12.410 individu, menunjukkan penurunan drastis lebih dari seribu ekor dalam satu dekade terakhir. Ancaman hilangnya habitat, perburuan, dan bencana alam memicu peringatan keras akan risiko kepunahan spesies primata ini di masa depan.
KLH Usulkan Ratusan Ribu Hektare Lahan Sumatra Bebas Pembangunan
Kementerian Lingkungan Hidup mengusulkan ratusan ribu hektare lahan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bebas dari pembangunan baru. Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko bencana hidrometeorologi setelah evaluasi menunjukkan pengembangan kawasan telah melampaui daya dukung lingkungan.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.



