Jakarta – Emiten pengolah sarang burung walet PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) resmi mengumumkan rencana ekspansi bisnis besar-besaran dengan meluncurkan dua lini usaha baru pada kuartal pertama 2027 mendatang untuk mendiversifikasi portofolio produk protein serta memperkuat penetrasi di pasar ekspor, Jumat (7/8/2026).
Dilansir dari Katadata, Direktur Utama RLCO Edwin Pranata menjelaskan bahwa langkah strategis ini diambil sebagai upaya perusahaan dalam memperluas jangkauan sektor pangan sehat.
Perseroan telah mendirikan entitas anak usaha bernama BD Marinova pada Januari 2026 yang difokuskan untuk menggarap produk protein berbahan baku ikan segar.
Anak usaha tersebut diproyeksikan mulai memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja keuangan perseroan pada triwulan pertama tahun depan.
“Marinova akan menambah portofolio protein kami dan melengkapi produk-produk berbasis protein yang selama ini sudah dimiliki RLCO,” kata Edwin.
Selain sektor perikanan, perusahaan juga menyiapkan merek baru bernama Momiku yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan segmen ibu dan anak.
Produk utama dari merek ini akan berfokus pada olahan bone broth atau kaldu tulang yang kaya akan nutrisi penting bagi perkembangan otak dan kesehatan anak.
Menurut Edwin, perusahaan berencana menghadirkan berbagai varian turunan dari kaldu tulang tersebut, seperti abon, beras siap saji, hingga olahan hati ayam berbumbu.
Manajemen berharap kehadiran lini bisnis baru ini dapat menjadi mesin pertumbuhan pendapatan yang signifikan bagi perseroan di tahun mendatang.
Di samping diversifikasi produk, perusahaan juga tengah melakukan upaya serius untuk mengurangi ketergantungan pasar ekspor yang saat ini masih didominasi oleh negara Cina sebesar 90%.
Strategi perluasan pasar ekspor tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan menyasar beberapa kawasan strategis di dunia.
Beberapa langkah ekspansi pasar yang tengah diupayakan perusahaan antara lain:
- Memperluas distribusi produk ke pasar Asia Tenggara dengan menjadikan Vietnam sebagai titik awal masuk.
- Menargetkan perluasan jangkauan ekspor ke negara Thailand dalam waktu dekat.
- Membidik peluang pasar yang lebih luas dengan memasuki wilayah Amerika Serikat dan Hongkong.
Kinerja fundamental perusahaan pada semester pertama tahun ini menunjukkan tren positif dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 20,36 miliar.
Pencapaian laba tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 13,36% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 17,96 miliar.
Peningkatan laba ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan perusahaan yang mencapai Rp 272 miliar dibandingkan periode tahun lalu sebesar Rp 270,95 miliar.
Secara rinci, kontribusi pendapatan tersebut berasal dari dua lini utama, yakni penjualan sarang burung olahan sebesar Rp 234,39 miliar dan produk konsumen sebesar Rp 37,61 miliar.
Ringkasan
PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) resmi mengumumkan ekspansi bisnis dengan meluncurkan dua lini usaha baru, yakni produk protein ikan melalui BD Marinova dan produk nutrisi ibu serta anak melalui merek Momiku, yang dijadwalkan beroperasi pada kuartal pertama 2027 untuk mendiversifikasi portofolio perusahaan.
Langkah strategis ini dilakukan bersamaan dengan upaya perusahaan mengurangi ketergantungan ekspor ke China sebesar 90% dengan menyasar pasar baru di Vietnam, Thailand, Amerika Serikat, dan Hongkong.
Keputusan diversifikasi ini diambil seiring dengan kinerja fundamental yang positif, di mana RLCO mencatatkan laba bersih sebesar Rp 20,36 miliar pada semester pertama 2026 atau tumbuh 13,36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
