Polisi Geledah Belasan Lokasi Dugaan Korupsi PLN, Asabri, Krakatau Steel

Bisnistalk.com, – Jakarta – Tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya tengah gencar melakukan penggeledahan di 12 lokasi berbeda di Jakarta dan sekitarnya. Fokus utama penggeledahan ini adalah penyidikan mendalam terhadap dugaan kasus korupsi yang melibatkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka utama sejumlah perusahaan BUMN terkemuka, yaitu PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa serangkaian kegiatan penggeledahan ini merupakan bagian integral dari upaya hukum yang dilakukan tim gabungan untuk mengumpulkan bukti-bukti krusial.

Baca Juga

“Ini merupakan bagian dari kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh tim gabungan,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya yang diterima di Jakarta pada Rabu.

Hingga Rabu malam, tim gabungan telah berhasil menyelesaikan penggeledahan di dua lokasi spesifik yang berada di wilayah Jakarta Selatan. Lokasi tersebut meliputi Kafe de’Clan Signature yang berlokasi di Cipete dan Koin Money Changer yang beralamat di Cipete Selatan.

Sementara itu, proses penggeledahan masih terus berlanjut di sepuluh lokasi lainnya yang tersebar di berbagai wilayah. Sepuluh lokasi tersebut meliputi PT CBS di Cengkareng Timur, Jakarta Barat, serta kantor pusat PT CBS di Penjaringan, Jakarta Utara.

Selain itu, penggeledahan juga dilakukan di PT KNI yang berlokasi di Petojo Selatan, Jakarta Pusat. Beberapa rumah pribadi juga menjadi sasaran penggeledahan, termasuk rumah milik Sdr. MN di Serpong Utara, Tangerang Selatan, dan rumah milik Sdr. TK di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Kantor/Grup DMG / CP di Kuningan, Jakarta Selatan, juga tidak luput dari pemeriksaan. PT PML di Karet Kuningan, Jakarta Selatan, kini sedang dalam proses penggeledahan.

Penggeledahan merambah ke rumah pribadi Sdr. DR di Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, serta rumah milik Sdri. MILDK yang berlokasi di Apartement Pacific Place, Jakarta Selatan. Terakhir, sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor, juga menjadi bagian dari rangkaian penggeledahan ini.

Tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya ini tidak hanya menyasar kafe dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan, tetapi juga menginvestigasi dugaan kasus korupsi pasokan batu bara yang melibatkan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel.

Kasus-kasus yang sedang diusut ini mencakup beberapa isu krusial: pemadaman listrik (blackout) di bawah pengelolaan PT PLN (Persero); dugaan korupsi yang melibatkan PT Asabri dan Jiwasraya periode 2020-2025; serta dugaan pencucian uang dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

“Kortastipidkor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi, meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang, ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe De’Klan dan Koin Money Changer,” jelas Kombes Pol Budi Hermanto.

Lebih lanjut, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya secara aktif melakukan penyidikan terhadap dugaan kasus korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga praktik suap.

Penyidikan ini, menurut Budi, merupakan respons terhadap perhatian serius Presiden Prabowo Subianto terhadap dugaan kasus korupsi yang merugikan negara. Oleh karena itu, kepolisian menaruh perhatian khusus untuk melakukan pengungkapan dan penyidikan tuntas terhadap kasus-kasus ini.

Rekomendasi