IHSG Menguat ke 6.409 Usai Transaksi Jumbo Saham Berlangsung

Papan layar elektronik Bursa Efek Indonesia menampilkan data perdagangan saham yang menguat
IHSG ditutup menguat ke level 6.409 setelah mencatatkan nilai transaksi jumbo sebesar Rp 16,45 triliun.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan dengan penguatan signifikan sebesar 1,04% menuju level 6.409 pada Jumat (7/8/2026).

Dilansir dari Katadata, pergerakan positif pasar modal Indonesia ini didorong oleh aktivitas beli investor yang membuat 355 saham mengalami kenaikan harga di tengah tekanan koreksi pada 235 saham lainnya.

Baca Juga

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia mencatat total nilai transaksi harian mencapai Rp 16,45 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 37,97 miliar saham.

Frekuensi transaksi yang tercatat di pasar modal mencapai 2,20 juta kali dengan total kapitalisasi pasar IHSG yang kini menyentuh angka Rp 11.236 triliun.

Selain pergerakan indeks utama, pasar juga diramaikan oleh transaksi negosiasi atau crossing saham berskala besar di berbagai emiten.

PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk membukukan transaksi crossing senilai Rp 230 miliar pada harga Rp 7.000 per lembar saham.

Transaksi serupa juga terjadi pada PT Bakrie & Brothers Tbk senilai Rp 111,89 miliar di level harga Rp 91 per saham.

PT Sinar Mas Multiartha Tbk mencatatkan transaksi sebesar Rp 106,04 miliar pada harga Rp 11.366 per saham.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk turut mencatatkan crossing dengan nilai transaksi mencapai Rp 105,14 miliar pada level harga Rp 4.242 per saham.

Seluruh dari sebelas sektor yang terdaftar di bursa terpantau kompak berada di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini.

Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 2,17% yang ditopang oleh performa saham PT Telkom Indonesia Tbk dengan kenaikan 2,26% ke harga Rp 2.710.

Sentimen positif juga menyelimuti bursa saham Asia di mana mayoritas indeks utama mencatatkan kenaikan, kecuali indeks Nikkei yang melemah 0,12%.

Indeks Hang Seng tercatat menguat 0,54%, Shanghai Composite naik 1,02%, dan Straits Times mencatatkan kenaikan sebesar 0,94%.

Di jajaran saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers, PT Indosat Tbk memimpin dengan lonjakan 14,21% ke level Rp 2.170.

PT Lippo Karawaci Tbk menyusul dengan penguatan 6,45% ke level Rp 66 per saham.

PT Indika Energy Tbk melengkapi daftar top gainers dengan kenaikan 5,88% ke harga Rp 2.700 per saham.

Sementara itu, daftar saham yang mengalami koreksi terdalam atau top losers dipimpin oleh PT Bach Multi Global Tbk yang turun 9,52% ke posisi Rp 570.

PT Tempo Intimedia Tbk mencatatkan penurunan harga sebesar 6,29% ke level Rp 149 per saham.

PT Maharaksa Biru Energi Tbk turut masuk dalam daftar penurunan dengan koreksi 1,71% ke harga Rp 344 per saham.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,04% ke level 6.409 pada perdagangan Jumat (7/8/2026), didorong oleh aksi beli investor yang memicu kenaikan pada 355 saham di Bursa Efek Indonesia.

Kinerja positif pasar modal ini ditopang oleh total nilai transaksi harian yang mencapai Rp 16,45 triliun serta aktivitas transaksi jumbo (crossing) pada sejumlah emiten besar, di antaranya PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Seluruh sebelas sektor di bursa mencatatkan penguatan dengan sektor infrastruktur sebagai pemimpin, sejalan dengan tren positif mayoritas bursa saham di Asia.

Rekomendasi