IHSG Diprediksi Lanjut Melemah, Analis Sarankan Investor Cermati Saham Pilihan

Analis memproyeksikan indeks berpotensi lanjut terkoreksi meski terbuka peluang rebound.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih akan melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (26/10).

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi ke rentang 5.181 hingga 5.325.

“Dalam jangka pendek, koreksi berpotensi berlanjut ke 5.181-5.325 seiring posisi IHSG yang diperkirakan masih berada pada wave (iv) dari wave [v],” ujar Herditya dalam riset hariannya.

Ia menambahkan bahwa terdapat peluang bagi indeks untuk menguat kembali ke area 5.460 hingga 5.651.

Herditya menetapkan level support pada 5.185 dan 4.915, serta level resistance pada 5.460 dan 5.563 untuk perdagangan hari ini.

Ia merekomendasikan investor untuk mencermati saham DOOH, MBMA, MINA, TLKM, dan XPFT.

Berbeda pandangan, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, justru melihat adanya potensi pembalikan arah atau rebound pada perdagangan hari ini.

“IHSG memperlihatkan adanya potensi untuk rebound setelah koreksi pada hari Senin tidak sampai ke bawah level 5320 serta penutupan yang berada di atas garis SMA-5,” ungkap Ivan.

Menurut Ivan, tren kenaikan yang terbentuk pekan lalu memiliki peluang untuk berlanjut menuju level 5.561.

Ia mematok level support di angka 5.185, 4.972, dan 4.767, sedangkan resistance berada di 5.561, 5.716, dan 5.936.

Ivan menyarankan pelaku pasar untuk memperhatikan saham BMRI, BRPT, INCO, MEDC, dan PGAS.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 66,16 poin atau 1,22 persen ke level 5.373 pada perdagangan Senin (26/10).

Data RTI Infokom mencatat total nilai transaksi harian mencapai Rp14,91 triliun dengan volume 36,89 miliar saham.

Sebanyak 520 saham tercatat mengalami koreksi pada penutupan perdagangan kemarin.

Sementara itu, 161 saham terpantau menguat dan 112 saham lainnya berakhir stagnan.

Seluruh keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca karena berita ini tidak bersifat ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Rekomendasi