Wall Street Ditutup Bervariasi, Saham Nvidia Dorong Dow Jones

Papan layar elektronik yang menampilkan pergerakan indeks bursa saham Wall Street di New York.
Indeks bursa Wall Street ditutup bervariasi dengan Dow Jones mencatatkan kenaikan pada perdagangan Rabu.

New York – Indeks bursa Wall Street Amerika Serikat ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu dengan Dow Jones mencatatkan kenaikan berkat dorongan laporan keuangan yang solid serta lonjakan saham Nvidia pada Kamis (6/8/2026).

Dilansir dari Katadata, indeks Dow Jones Industrial Average berhasil naik 263,24 poin atau 0,49% ke level 54.349,12 di tengah dinamika pasar yang masih menjaga optimisme setelah reli pada sesi sebelumnya.

Baca Juga

Kinerja indeks lainnya menunjukkan hasil yang berbeda di mana S&P 500 terkoreksi 0,17% ke level 7.723,55 dan Nasdaq Composite turun 0,83% hingga ditutup di level 26.363,44.

Sentimen investor tetap terjaga meskipun terjadi koreksi pada sebagian indeks setelah pada perdagangan Selasa lalu S&P 500 sempat menembus level 7.700 untuk pertama kalinya.

Semangat investor tampaknya benar-benar kembali dengan sangat kuat, kata ahli strategi investasi Baird, Ross Mayfield.

Menurut Ross Mayfield, besarnya pergerakan indeks dalam beberapa hari terakhir tergolong jarang terjadi karena tiga indeks utama Wall Street sempat membukukan kinerja empat hari terbaik sejak April 2025.

Kenaikan Dow Jones secara signifikan ditopang oleh saham Nvidia yang melonjak lebih dari 3% setelah adanya pernyataan dari Elon Musk.

Elon Musk menyatakan SpaceX akan menggunakan prosesor Nvidia secara eksklusif untuk membangun infrastruktur komputasi kecerdasan buatan atau AI.

Dalam paparan kinerja keuangan SpaceX, Musk menyebut Nvidia memiliki komputer AI terbaik dan menegaskan perusahaannya akan mengandalkan teknologi tersebut untuk pengembangan masa depan.

Sebaliknya, saham SpaceX justru anjlok lebih dari 13% setelah perusahaan roket tersebut merilis laporan keuangan kuartalan pertamanya sejak melantai di bursa pada Juni lalu.

Perusahaan melaporkan belanja modal atau capital expenditure melonjak enam kali lipat menjadi US$ 18,4 miliar pada kuartal kedua yang melampaui ekspektasi analis.

Sebagian besar dana belanja modal tersebut dilaporkan digunakan oleh perusahaan untuk investasi di sektor kecerdasan buatan.

Saham produsen chip Advanced Micro Devices atau AMD juga merosot 7% meski laba yang disesuaikan sebenarnya sedikit melampaui ekspektasi pasar.

Sentimen positif pasar juga turut ditopang harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Harga minyak dunia bergerak relatif stabil dengan kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September ditutup turun 0,73% ke level US$ 75,22 per barel.

Sementara itu, kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman Oktober tercatat naik tipis 0,11% menjadi US$ 79,45 per barel.

Pemerintah Indonesia melalui Airlangga Hartarto menyatakan harga Pertalite tetap aman hingga Desember 2026 karena APBN berfungsi sebagai peredam kejut.

Pemerintah juga tetap optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 dapat mencapai target APBN sebesar 5,4%.

Ringkasan

Bursa saham Wall Street ditutup bervariasi pada Rabu (6/8/2026), dengan indeks Dow Jones naik 0,49% ke level 54.349,12 didorong oleh lonjakan saham Nvidia, sementara indeks S&P 500 dan Nasdaq justru terkoreksi.

Kenaikan Dow Jones dipicu oleh pernyataan Elon Musk yang akan menggunakan prosesor Nvidia secara eksklusif untuk infrastruktur AI SpaceX, meskipun saham SpaceX sendiri anjlok lebih dari 13% akibat lonjakan belanja modal perusahaan yang mencapai US$ 18,4 miliar pada kuartal kedua.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh penurunan saham AMD sebesar 7% serta harapan tercapainya kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran terkait jalur pelayaran di Selat Hormuz, di tengah stabilnya harga minyak dunia.

Rekomendasi