Jakarta – Purnawirawan TNI Teguh Arief Indratmoko resmi menggantikan posisi Dwina Septiani Wijaya sebagai Direktur Utama Perum Peruri berdasarkan keputusan resmi yang diterbitkan pada Sabtu (18/7/2026).
Dilansir dari Katadata, pergantian kepemimpinan ini tertuang dalam SK BP BUMN Nomor 345 Tahun 2026 dan SK Nomor 346 Tahun 2026 mengenai pemberhentian serta pengangkatan Direktur Utama dan Ketua Dewan Pengawas Peruri.
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara sekaligus Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa perombakan jajaran direksi ini dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan strategis perusahaan.
Dony memberikan pernyataan terkait keputusan tersebut setelah menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan.
“Saya rasa kalau sudah diumumkan, mungkin ya pergantian Dirut Peruri karena keputusannya sudah ada,” kata Dony.
Ia menjelaskan bahwa penempatan direksi di setiap perusahaan milik negara selalu disesuaikan dengan karakteristik dan fungsi utama dari badan usaha yang dipimpin.
Menurut Dony, Perum Peruri memiliki posisi unik yang berbeda dibandingkan dengan badan usaha komersial pada umumnya karena fokus utamanya berkaitan dengan keamanan dokumen negara.
Pertimbangan mengenai aspek keamanan dan pengamanan dokumen negara menjadi dasar utama dalam menentukan sosok yang dinilai tepat untuk menduduki kursi pimpinan tertinggi di perusahaan tersebut.
“Peruri ini kan sebetulnya perusahaan untuk yang dijaga keamanan dan lain sebagainya,” ujar Dony.
Ia menegaskan bahwa Peruri pada dasarnya bukanlah perusahaan komersial murni, melainkan instrumen pemerintah untuk menjalankan fungsi kontrol negara.
“Kita butuh ya, jadi ini kan bukan perusahaan sebetulnya, Peruri ini lebih kepada alat pemerintah untuk mengontrol karena ini bukan perusahaan komersial,” kata Dony.
Selain melakukan pergantian pada posisi Direktur Utama, BP BUMN juga secara resmi menetapkan Geerhan Lantara untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Peruri yang baru.
Perubahan struktur kepemimpinan ini diharapkan mampu memperkuat peran strategis Perum Peruri dalam menjaga integritas dokumen dan sistem keamanan negara di masa depan.
Ringkasan
Purnawirawan TNI Teguh Arief Indratmoko resmi menjabat sebagai Direktur Utama Perum Peruri menggantikan Dwina Septiani Wijaya berdasarkan SK BP BUMN yang diterbitkan pada Sabtu (18/7/2026) di Jakarta. Pergantian ini dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat fungsi Peruri dalam menjaga keamanan dokumen negara.
Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa penunjukan Teguh didasari oleh kebutuhan akan sosok yang mampu mengelola instrumen kontrol negara, mengingat Peruri bukanlah perusahaan komersial murni melainkan lembaga vital bagi keamanan nasional.
Selain pergantian posisi Direktur Utama, BP BUMN juga menetapkan Geerhan Lantara sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Peruri yang baru untuk mendukung penguatan integritas sistem keamanan negara.
