Jakarta – MSCI melakukan perombakan portofolio dengan menghapus sembilan saham dari jajaran MSCI Global Small Cap Indexes dalam tinjauan indeks bulan Agustus yang diumumkan pada Kamis (13/8/2026).
Dilansir dari Katadata, keputusan tersebut mencakup dikeluarkannya saham PT Bank Jago Tbk dan PT Raharja Energi Cepu Tbk dari daftar indeks global tersebut.
Lembaga penyedia indeks internasional ini juga menyingkirkan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dari jajaran indeks bergengsi mereka.
Selain itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk mengalami penurunan peringkat dari MSCI Global Standard ke dalam kategori MSCI Global Small Cap Index.
Seluruh perubahan komposisi saham ini akan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026.
MSCI dijadwalkan kembali mengumumkan hasil tinjauan indeks periode November pada 11 November 2026 mendatang.
Otoritas Jasa Keuangan sebelumnya telah menyatakan harapan agar MSCI segera mencabut kebijakan pembekuan atau freeze terhadap saham-saham Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan transparansi pasar modal.
“Kami harapkan nanti secara fair mereka dapat melihat dan menilai, memperbandingkan tingkat transparansi pasar kita,” kata Hasan.
Hasan menambahkan bahwa perbaikan transparansi tersebut diharapkan menjadi dasar pertimbangan bagi MSCI untuk memberikan relaksasi kebijakan.
OJK memprediksi dampak penyesuaian indeks pada periode Agustus ini akan jauh lebih ringan dibandingkan dengan rebalancing mayor pada bulan Mei lalu.
“Kalaupun ada yang keluar, rasanya dari perhitungan kami sementara ini tidak akan sebesar atau lebih signifikan dibanding keputusan rebalancing yang mereka lakukan di Bulan Mei yang lalu,” kata Hasan.
Ketahanan pasar dinilai tetap terjaga berkat kedalaman transaksi bursa serta peran aktif dari investor domestik dan ritel.
OJK optimistis bahwa pencabutan kebijakan pembekuan nantinya justru akan menjadi katalis positif bagi pasar saham nasional.
“Kami berharap justru upside-nya ada pada saat freeze itu diangkat,” ujar Hasan.
Ringkasan
MSCI resmi menghapus sembilan saham dari jajaran MSCI Global Small Cap Indexes dalam tinjauan berkala yang diumumkan pada Kamis (13/8/2026), termasuk mengeluarkan PT Bank Jago Tbk, PT Raharja Energi Cepu Tbk, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Perubahan komposisi portofolio ini akan mulai berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026.
Selain penghapusan sejumlah emiten, MSCI juga melakukan penurunan peringkat terhadap PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk dari MSCI Global Standard ke kategori MSCI Global Small Cap Index. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai dampak penyesuaian indeks kali ini akan lebih ringan dibandingkan rebalancing pada Mei lalu, sembari terus mendorong MSCI untuk mencabut kebijakan pembekuan saham Indonesia demi meningkatkan transparansi pasar.
