Investor Asing Borong Saham DSSA Senilai Rp273 Miliar

Layar monitor menampilkan pergerakan grafik saham di Bursa Efek Indonesia
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp273 miliar pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (7/8/2026).

Jakarta – Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 273 miliar pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jumat (7/8/2026).

Dilansir dari Katadata, tekanan jual terutama tertuju pada saham perbankan dan sektor emas yang menyebabkan pergerakan indeks cenderung variatif.

Baca Juga

Saham PT Bank Central Asia Tbk menjadi sasaran utama pelepasan investor asing dengan nilai mencapai Rp 214,98 miliar.

Kondisi tersebut membuat harga saham bank swasta terbesar di Indonesia ini terkoreksi 1,55% ke posisi 6.350.

Selain itu, investor asing juga melepas saham PT Merdeka Gold Resources Tbk dengan nilai mencapai Rp 109,74 miliar.

Berbeda dengan BBCA, saham perusahaan tambang emas tersebut justru mampu menguat 2,36% ke level 7.575.

Di sisi lain, aliran modal asing justru masuk cukup deras ke saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk dengan nilai beli bersih mencapai Rp 317 miliar.

Antusiasme pasar terhadap saham tersebut mendorong kenaikan harga hingga 12,14% ke level 940.

Investor asing juga mengakumulasi saham PT Chandra Asri Pacific Tbk dengan nilai beli bersih sebesar Rp 105,6 triliun.

Saham tersebut merespons positif aksi beli ini dengan kenaikan harga sebesar 3,4% menuju level 2.130.

Secara keseluruhan, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk dan PT Chandra Asri Pacific Tbk mendominasi aktivitas perdagangan dengan nilai transaksi masing-masing sebesar Rp 1,21 triliun dan Rp 879,17 miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri ditutup melemah tipis 0,12% ke level 6.343 pada akhir sesi perdagangan.

Tercatat sebanyak 265 saham mengalami penguatan, sementara 337 saham lainnya berada di zona merah dan 192 saham stagnan.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan total nilai transaksi harian mencapai Rp 18,18 triliun dengan volume perdagangan 54,90 miliar saham.

Frekuensi transaksi yang terjadi di pasar modal mencapai 2,67 juta kali dengan total kapitalisasi pasar sebesar Rp 11.118 triliun.

Dominasi investor domestik masih sangat kuat dalam aktivitas perdagangan dengan porsi mencapai 72% dari total transaksi.

Sementara itu, nilai transaksi beli oleh investor asing tercatat sebesar Rp 5,15 triliun dengan nilai jual Rp 4,87 triliun.

Berikut adalah daftar lima saham yang mencatatkan nilai jual bersih tertinggi oleh investor asing:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan jual bersih sebesar Rp 214,98 miliar.
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatatkan jual bersih sebesar Rp 109,74 miliar.
  • PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan jual bersih sebesar Rp 100,66 miliar.
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan jual bersih sebesar Rp 82,68 miliar.
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan jual bersih sebesar Rp 44,73 miliar.

Ringkasan

Investor asing mencatatkan aksi beli bersih pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp317 miliar di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (7/8/2026), di tengah penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah tipis 0,12% ke level 6.343.

Aksi beli investor asing juga menyasar saham PT Chandra Asri Pacific Tbk, sementara tekanan jual justru terjadi pada sektor perbankan dan emas, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan jual bersih tertinggi sebesar Rp214,98 miliar.

Secara keseluruhan, total nilai transaksi harian di pasar modal mencapai Rp18,18 triliun dengan dominasi investor domestik sebesar 72%, meski investor asing secara akumulatif mencatatkan beli bersih sebesar Rp273 miliar pada perdagangan tersebut.

Rekomendasi