IHSG Menguat ke Level 6.351 Berkat Aksi Borong Investor

Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan yang menguat ke level 6.351 di Bursa Efek Indonesia.
IHSG ditutup menguat ke level 6.351 pada perdagangan Rabu (5/8/2026) didorong oleh tingginya aksi beli investor.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,50% hingga ditutup pada level 6.351 dalam perdagangan pasar modal pada Rabu (5/8/2026).

Dilansir dari Katadata, data perdagangan menunjukkan bahwa optimisme investor cukup tinggi dengan total 406 saham yang mencatatkan kenaikan, sementara 208 saham terkoreksi dan 178 saham lainnya berakhir stagnan.

Baca Juga

Saham PT Bumi Resources Tbk menjadi emiten dengan aktivitas perdagangan paling tinggi dengan nilai transaksi mencapai Rp799,40 miliar.

Posisi selanjutnya ditempati oleh PT Bank Central Asia Tbk dengan nilai transaksi sebesar Rp655,92 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk yang mencatatkan nilai transaksi Rp566,65 miliar.

Aktivitas perdagangan juga melibatkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan nilai transaksi Rp521,06 miliar serta PT Chandra Asri Pacific Tbk sebesar Rp505,91 miliar.

Daftar emiten dengan transaksi besar turut dilengkapi oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk dengan nilai Rp468,76 miliar dan PT Barito Pacific Tbk senilai Rp415,39 miliar.

Secara keseluruhan, Bursa Efek Indonesia mencatat total nilai transaksi saham sebesar Rp14,92 triliun dengan volume perdagangan mencapai 40,25 miliar lembar saham.

Frekuensi perdagangan tercatat cukup padat dengan total 2,33 juta kali transaksi yang membawa kapitalisasi pasar IHSG mencapai posisi Rp11.109 triliun.

Pergerakan indeks ini sejalan dengan tren positif di sembilan dari sebelas sektor yang ada di bursa, di mana sektor bahan baku memimpin kenaikan dengan lonjakan sebesar 2,21%.

Kinerja positif pada sektor bahan baku tersebut salah satunya didorong oleh penguatan harga saham PT Aneka Tambang Tbk yang naik 6,23% ke posisi harga Rp3.070 per lembar.

Sentimen pasar di kawasan Asia juga cenderung menguat, di mana indeks Nikkei naik 3,66%, Shanghai Composite tumbuh 1,47%, dan Hang Seng naik 0,24%, sementara Straits Times justru melemah 0,55%.

Beberapa emiten mencatatkan performa terbaik dalam kategori saham yang mengalami kenaikan harga paling signifikan sepanjang hari ini:

  • PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk mencatat kenaikan sebesar 20,27% ke level harga Rp890 per saham.
  • PT TBS Energi Utama Tbk mengalami penguatan sebesar 9,63% menuju harga Rp535 per saham.
  • PT Archi Indonesia Tbk mencatatkan kenaikan sebesar 6,45% hingga menyentuh harga Rp1.155 per saham.

Di sisi lain, terdapat pula beberapa saham yang mengalami tekanan jual cukup dalam dan masuk ke dalam daftar emiten dengan penurunan harga terbesar:

  • PT Bach Multi Global Tbk terkoreksi sebesar 14,45% ke level harga Rp740 per saham.
  • PT Ekamas Mora Republik Tbk mengalami penurunan sebesar 11,29% menjadi Rp5.500 per saham.
  • PT MD Entertainment Tbk melemah sebesar 3,35% hingga berakhir di harga Rp1.010 per saham.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,50% ke level 6.351 pada perdagangan Rabu (5/8/2026), didorong oleh tingginya optimisme investor yang memicu aksi borong di pasar modal.

Kenaikan ini tercermin dari dominasi 406 saham yang menguat, dengan sektor bahan baku memimpin pertumbuhan sebesar 2,21% berkat lonjakan harga saham PT Aneka Tambang Tbk sebesar 6,23%.

Secara keseluruhan, Bursa Efek Indonesia mencatatkan total nilai transaksi sebesar Rp14,92 triliun dari 2,33 juta kali frekuensi perdagangan, yang membawa kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp11.109 triliun di tengah sentimen positif bursa regional Asia.

Rekomendasi