Harga Cip Mahal Picu Penurunan Penjualan Ponsel Global

Jakarta – Pengiriman smartphone global mengalami penurunan signifikan sebesar 11% secara tahunan pada kuartal II, Kamis (9/7/2026), yang mengakibatkan volume pengiriman perangkat mencapai titik terendah dalam 13 tahun terakhir akibat lonjakan harga jual produk.

Dilansir dari Reuters, fenomena penurunan volume pengiriman ini dipicu oleh krisis pasokan komponen cip memori yang berkepanjangan di tingkat global.

Baca Juga

Kondisi kelangkaan cip tersebut secara langsung mendorong kenaikan biaya produksi yang memaksa produsen menaikkan harga jual perangkat kepada konsumen akhir.

Dinamika harga yang lebih tinggi ini pada akhirnya menekan daya beli dan menurunkan permintaan konsumen secara drastis di berbagai wilayah.

Counterpoint Research melaporkan bahwa kondisi pasar yang lesu tersebut membuat pengiriman ponsel pintar pada kuartal II tahun ini jatuh ke level terendah untuk periode serupa sejak 2013.

Di tengah pelemahan pasar secara menyeluruh, Apple mencatatkan pencapaian positif dengan pengiriman iPhone yang meningkat sebesar 3% secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut memungkinkan Apple meraih pangsa pasar sebesar 20% dari total pengiriman gawai global pada periode kuartal II.

Kinerja impresif Apple tersebut didukung oleh permintaan yang stabil terhadap jajaran produk iPhone premium serta kebijakan harga yang relatif terjaga.

Namun, sejumlah analis memperkirakan bahwa Apple mungkin akan segera menaikkan harga produk mereka dalam waktu dekat guna merespons tekanan industri yang berkelanjutan.

Krisis cip memori tidak hanya membatasi sektor smartphone, tetapi juga memberikan efek domino berupa lonjakan harga pada berbagai perangkat elektronik konsumen lainnya.

IDC sebelumnya telah memprediksi bahwa pasar smartphone global akan menghadapi kontraksi tahunan terbesar dalam sejarah pada tahun 2026 sebagai dampak langsung kenaikan harga komponen tersebut.

Tekanan serupa juga terpantau di pasar Cina, di mana penjualan gawai selama festival belanja 618 turun sebesar 13% karena keterbatasan produsen dalam memberikan diskon harga.

Sebagian besar merek asal Cina mencatat penurunan penjualan dua digit selama periode festival belanja tersebut, dengan Honor mengalami penurunan sebesar 33% dan Xiaomi turun 24%.

Meskipun Apple turut mengalami penurunan penjualan sebesar 9% selama festival belanja di Cina, Huawei menjadi satu-satunya produsen utama yang mencatat pertumbuhan sebesar 19%.

Krisis cip memori saat ini menjadi tantangan fundamental bagi industri ponsel pintar karena kenaikan biaya komponen berpotensi memicu eskalasi harga perangkat yang lebih tinggi di masa depan.

Fenomena ini menciptakan ketidakpastian pasar yang signifikan bagi produsen elektronik di seluruh dunia, mengingat ketergantungan industri terhadap pasokan cip yang belum stabil.

Para pelaku industri kini harus memutar strategi untuk menghadapi potensi pelemahan permintaan konsumen yang terus berlanjut akibat biaya produksi yang membengkak.

Ketahanan Apple dalam mempertahankan pangsa pasar menjadi anomali di tengah tren penurunan yang dialami oleh sebagian besar kompetitor di industri teknologi global.

Situasi ekonomi makro yang memengaruhi biaya operasional perusahaan teknologi diperkirakan masih akan membayangi pasar perangkat seluler hingga akhir tahun.

Keterbatasan pasokan cip memori tetap menjadi faktor penentu utama bagi stabilitas harga dan volume pengiriman perangkat di masa mendatang.

Rekomendasi