Anak usaha Sompo Indonesia ini hadir dengan pengalaman 50 tahun untuk memperkuat inklusi.
Jakarta – PT Sompo Insurance Sharia resmi beroperasi sebagai perusahaan asuransi umum syariah setelah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.
Entitas baru ini hadir sebagai anak usaha Sompo Indonesia untuk memperkuat ekosistem industri keuangan syariah di Tanah Air.
Direktur Utama Sompo Syariah, Ratna Indrayani, menyatakan bahwa perusahaan memanfaatkan pengalaman lebih dari 50 tahun yang dimiliki induk usahanya dalam memahami kebutuhan pasar lokal.
Ratna menjelaskan momentum peluncuran ini dipilih karena ekosistem ekonomi syariah di Indonesia saat ini dinilai sudah terbentuk dengan baik.
“Kenapa sekarang? Kami melihat perkembangan di Indonesia saat ini sebagai momentum yang tepat, dengan ekosistem yang juga terbentuk,” ujar Ratna dalam konferensi pers Grand Launching Sompo Syariah, Rabu (21/10).
Sebelum peresmian entitas ini, Sompo Indonesia telah menyediakan layanan perlindungan aset berbasis syariah bagi nasabah individu maupun korporasi sejak tahun 2017.
Ratna menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kerja sama dengan berbagai mitra strategis.
“Kami sangat mendukung literasi dan inklusi syariah, karena ini salah satu cara membangun bisnis. Kami juga menjalin kerja sama dengan partner, serta mendorong kegiatan inklusi,” tambah Ratna.
Data Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia mencatat pertumbuhan aset industri asuransi syariah mencapai 7,09 persen atau senilai Rp50,9 triliun hingga Juni 2026.
President Director Sompo Indonesia, Eric Nemitz, menyatakan pembentukan entitas ini memungkinkan perusahaan memberikan pelayanan yang lebih fokus dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Eric menegaskan langkah ini mencerminkan komitmen investasi jangka panjang perusahaan dalam berkontribusi bagi kemajuan ekonomi Indonesia.
Ketua Dewan Pengawas Sompo Syariah, Achmad Riawan Amin, optimistis bahwa kehadiran perusahaan ini berpotensi menjadi model bisnis syariah di tingkat global.
Riawan menilai pengalaman panjang Sompo Grup selama lebih dari 130 tahun menjadi keunggulan kompetitif untuk merambah pasar syariah internasional.
“Untuk jadi model enggak perlu ada di tempat itu, kita bisa di mana saja. Kenapa optimis? karena ada aura, aroma (pasar) Tokyo yang ingin masuk pasar syariah, dan kita lihat Indonesia bisa jadi batu lompatan,” ungkap Riawan.