Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir Juli 2026 di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,80 persen atau 49,762 poin ke level 6.236,126 di Bursa Efek Indonesia, Jumat (31/7/2026).
PT Bank Central Asia Tbk melanjutkan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham atau buyback pada periode 19 hingga 21 Oktober 2026.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah direalisasikan perseroan pada April dan Juni 2026.
Manajemen Bank Central Asia menyatakan bahwa pelaksanaan buyback tersebut telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 pada 12 Maret 2026.
Keputusan strategis ini diambil guna mendukung stabilitas pasar keuangan domestik.
“Buyback dilakukan sebagai bentuk keyakinan terhadap fundamental bisnis perseroan sekaligus untuk mendukung stabilisasi pasar modal Indonesia,” ungkap manajemen Bank Central Asia dalam keterangan resminya pada Senin (19/10/2026).
Program pembelian kembali saham ini dijadwalkan berlangsung selama 12 bulan, terhitung sejak 12 Maret 2026 hingga 11 Maret 2027.
Perseroan memiliki fleksibilitas untuk mengakhiri program tersebut lebih awal dengan tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Manajemen menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengganggu kondisi keuangan perusahaan.
“Pelaksanaan buyback tidak berdampak material terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan usaha perseroan,” ujar manajemen Bank Central Asia.
Pihak perseroan juga memastikan akan tetap memperhatikan dinamika pasar dalam menjalankan seluruh rangkaian program tersebut.