Bank BJB Imbau Nasabah Waspadai Modus Penipuan Digital

Logo Bank BJB dengan latar belakang gedung kantor pusat perusahaan di Bandung
Bank BJB mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan digital yang mengatasnamakan institusi tersebut.

Bandung – Bank bjb mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh nasabah dan masyarakat luas pada Kamis (23/7/2026) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan berbasis kejahatan siber yang mengatasnamakan institusi tersebut.

Dilansir dari Katadata, langkah preventif ini diambil menyusul perkembangan teknologi digital yang kerap disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab melalui berbagai platform komunikasi seperti telepon, pesan singkat, media sosial, hingga aplikasi WhatsApp.

Baca Juga

Pelaku kejahatan saat ini semakin lihai dalam memanfaatkan metode social engineering guna menipu korban melalui penawaran hadiah palsu, promosi menggiurkan, hingga instruksi pembaruan data yang mengarahkan nasabah pada tautan berbahaya.

Oknum tidak bertanggung jawab tersebut seringkali membuat akun atau situs web tiruan yang menyerupai identitas resmi bank bjb untuk meyakinkan calon korban agar bersedia memberikan informasi bersifat rahasia.

Informasi sensitif yang sering diincar oleh para pelaku meliputi user ID, kata sandi, kode OTP, nomor kartu, hingga kode keamanan CVV/CVC yang seharusnya hanya diketahui oleh nasabah pemilik rekening.

“Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan transaksi dan melindungi nasabah dari ancaman kejahatan siber, bank bjb secara konsisten melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi serta meningkatkan literasi digital,” demikian bunyi keterangan tertulis pihak manajemen.

Pihak bank menekankan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah dalam bentuk apa pun melalui saluran komunikasi pribadi maupun tautan yang dikirimkan secara sepihak.

Selain itu, bank bjb tidak pernah menggunakan nomor WhatsApp pribadi milik pegawai untuk melayani kebutuhan transaksi atau komunikasi resmi bank.

Masyarakat diminta untuk senantiasa menerapkan langkah kehati-hatian dalam bertransaksi digital sebagai berikut:

  • Nasabah tidak boleh membagikan data pribadi seperti PIN, kata sandi, kode OTP, maupun nomor kartu kepada siapa pun.
  • Masyarakat diharapkan untuk tidak mudah percaya terhadap pesan bersifat mendesak yang menawarkan hadiah, promosi, atau permintaan pembaruan data secara tiba-tiba.
  • Nasabah diimbau untuk tidak mengeklik tautan yang diterima dari sumber tidak dikenal atau belum terverifikasi keasliannya.
  • Setiap pengguna layanan harus selalu memeriksa alamat URL situs web sebelum memasukkan data pribadi untuk memastikan domain tersebut berasal dari kanal resmi bank bjb.
  • Seluruh komunikasi formal wajib dilakukan melalui saluran resmi yang telah terverifikasi oleh pihak bank bjb.
  • Nasabah harus segera melakukan penggantian kata sandi dan melapor kepada pihak bank jika merasa data pribadi telah diketahui oleh pihak lain.

Masyarakat dapat memperoleh informasi dan berinteraksi melalui kanal komunikasi resmi bank bjb yang terdiri dari situs web www.bankbjb.co.id, email bjbcare@bankbjb.co.id, serta WhatsApp Resmi di nomor 0811 2023 373.

Kanal resmi lainnya yang dapat dihubungi antara lain layanan bjb Call di nomor 14049, serta akun media sosial terverifikasi di Instagram, Facebook, TikTok, X, dan YouTube yang menggunakan nama resmi bank bjb.

Nasabah diminta untuk tidak menindaklanjuti segala bentuk permintaan mencurigakan dan segera melakukan konfirmasi melalui nomor WhatsApp resmi atau layanan bjb Call 14049 apabila menerima pesan yang mengatasnamakan bank bjb dari pihak tidak dikenal.

Bank bjb berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi terkait keamanan transaksi elektronik guna memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh nasabah dari ancaman kejahatan siber yang terus berkembang.

Peningkatan literasi digital dan ketelitian dalam bertransaksi diharapkan mampu membantu masyarakat agar terhindar dari berbagai modus penipuan di masa depan.

Ringkasan

Bank bjb mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh nasabah pada Kamis (23/7/2026) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan siber yang mengatasnamakan institusi tersebut melalui berbagai platform komunikasi. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk melindungi nasabah dari praktik social engineering yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab guna mencuri data pribadi.

Para pelaku kejahatan siber dilaporkan semakin canggih dalam menggunakan situs web tiruan dan pesan palsu untuk mengelabui korban agar memberikan informasi sensitif, seperti user ID, kata sandi, kode OTP, hingga nomor kartu. Pihak bank menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia melalui saluran komunikasi pribadi atau tautan sepihak, serta tidak menggunakan nomor WhatsApp pribadi pegawai untuk layanan resmi.

Nasabah diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak mengeklik tautan mencurigakan, dan hanya berinteraksi melalui kanal resmi seperti situs web www.bankbjb.co.id, layanan bjb Call 14049, atau WhatsApp resmi di nomor 0811 2023 373. Segera laporkan kepada pihak bank apabila menerima permintaan mencurigakan guna mencegah kerugian lebih lanjut.

Rekomendasi