Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap rencana penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) yang akan dilakukan oleh klub sepak bola Persib Bandung di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (13/8/2026).
Dilansir dari Katadata, langkah strategis ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat posisi finansial klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut di pasar modal nasional.
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen penuh untuk mendorong akselerasi proses tersebut dengan memberikan akses seluas-luasnya kepada pihak klub untuk memanfaatkan berbagai aset daerah yang tersedia.
Muhammad Farhan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung telah membuka peluang bagi Persib untuk memperluas cakupan kerja sama pemanfaatan aset bersama pemerintah daerah.
Kerja sama pemanfaatan aset yang selama ini baru mencakup Stadion Gelora Bandung Lautan Api dinilai masih memiliki potensi pengembangan yang sangat besar bagi kedua belah pihak.
Area di sekitar stadion yang meliputi tempat parkir, fasilitas latihan, hingga sarana hiburan akan dioptimalkan pengelolaannya agar dapat meningkatkan nilai ekonomi klub secara signifikan.
Pemerintah kota juga berencana mendorong sinergi tambahan dengan melibatkan klub basket Satria Muda Pertamina Bandung dalam pemanfaatan fasilitas Basket Arena serta pengembangan sarana olahraga hoki di kawasan tersebut.
Perluasan cakupan pengelolaan aset ini diharapkan mampu mendongkrak valuasi Persib Bandung hingga mencapai angka Rp 1 triliun di masa mendatang.
Rencana Persib Bandung untuk melantai di bursa saham sebenarnya telah menjadi perbincangan hangat sejak keberhasilan mereka menjuarai Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.
Meski sempat mengalami penundaan dari jadwal awal tahun akibat penyesuaian valuasi, manajemen klub kini menunjukkan optimisme yang lebih tinggi untuk merealisasikan target tersebut.
Jika proses ini berhasil, Persib akan menyusul jejak PT Bali Bintang Sejahtera Tbk yang telah lebih dulu melantai di bursa saham sejak tahun 2019.
CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, menyatakan bahwa kondisi internal klub saat ini jauh lebih solid baik dari sisi manajerial maupun struktur organisasi.
“Ini membuat kami merasa bahwa langkah menuju IPO bukan lagi mimpi, tapi sesuatu yang bisa segera diwujudkan,” kata Glenn.
Langkah korporasi ini dipandang sebagai bagian dari transformasi besar bagi Persib untuk menjadi entitas olahraga yang lebih profesional, modern, serta transparan di mata publik dan investor.
Ringkasan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, resmi menyatakan dukungannya terhadap rencana penawaran saham perdana (IPO) Persib Bandung di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (13/8/2026) guna memperkuat posisi finansial klub di pasar modal nasional.
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen mempercepat proses tersebut dengan memberikan akses bagi Persib untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah, termasuk area di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api, yang ditargetkan dapat meningkatkan valuasi klub hingga mencapai Rp 1 triliun.
Langkah strategis ini menandai transformasi besar bagi Persib untuk menjadi entitas olahraga yang lebih profesional dan transparan, menyusul optimisme manajemen klub pasca keberhasilan menjuarai Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.
