Periklindo Dorong Pemerintah Beri Insentif Kendaraan Listrik untuk Truk dan Bus

Langkah ini dinilai mampu menekan biaya logistik, efisiensi distribusi, serta emisi karbon.

Jakarta – Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) mendesak pemerintah memperluas pemberian insentif kendaraan listrik ke segmen komersial seperti truk dan bus.

Kebijakan ini bertujuan mendukung efisiensi distribusi barang serta menekan biaya logistik nasional.

Ketua Umum Periklindo Moeldoko menyatakan kendaraan komersial perlu mendapat perhatian karena kontribusinya yang besar terhadap konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan emisi karbon.

“Pemerintah belum memikirkan insentif untuk mobil-mobil komersial,” kata Moeldoko dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Ia menambahkan bahwa kendaraan komersial merupakan penyumbang emisi karbon yang signifikan sehingga perlu segera dialihkan ke teknologi listrik.

Menurut Moeldoko, pemberian insentif pada sektor ini juga menjadi strategi jitu untuk mengendalikan inflasi melalui rantai pasok yang lebih efisien.

“Kalau pemerintah memberikan insentif, salah satu strategi untuk menekan inflasi bisa dijalankan,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum Periklindo Bidang Pengembangan dan Penelitian, Prabowo Kartoleksono, menyebutkan bahwa kendaraan listrik membantu perusahaan logistik menekan biaya operasional secara signifikan.

Prabowo menjelaskan bahwa kendaraan listrik memiliki tingkat keandalan tinggi yang mampu mengurangi waktu henti operasional atau downtime.

“EV itu bisa mengurangi waktu-waktu tidak produktif, downtime,” ujar Prabowo.

Ia memaparkan bahwa biaya transportasi dapat mencakup lebih dari 50 persen total biaya perusahaan, dengan porsi BBM mencapai 47 persen di antaranya.

Prabowo menegaskan bahwa peralihan ke kendaraan listrik akan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menjaga efisiensi tanpa harus menaikkan tarif pengiriman.

“Bayangkan kalau itu dikurangi dengan menggunakan EV,” tambahnya.

Periklindo menekankan pentingnya konsistensi kebijakan pemerintah untuk memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam mengambil keputusan bisnis.

Dukungan pemerintah dinilai sebagai kunci agar manfaat efisiensi dari penggunaan kendaraan listrik dapat dirasakan secara luas oleh industri.

Rekomendasi